READING

TEMU KANGEN: VINTAGE HOME DECOR SHOP

TEMU KANGEN: VINTAGE HOME DECOR SHOP

Dua minggu lalu saat ke Yogyakarta, saya menyempatkan diri mampir ke toko yang sudah lama ingin saya kunjungi. Namanya Temu kangen. Dari namanya sudah bisa sedikit ditebak ya kalau toko ini menjual furnitur maupun dekorasi rumah bertemakan vintage. Selain barang-barang temuan yang ready-stock, toko ini juga dapat memproduksi furnitur vintage sesuai permintaan pelanggan.

Senang sekali deh pas sampai di Temu Kangen sudah ada Ayu Indriani dan suaminya, Aldo Setyatama Putra. Mereka adalah pemilik toko ini. Jadi kami sempat ngobrol singkat sambil melihat-lihat koleksi Temu Kangen.

Sejak kapankah Temu Kangen berdiri?

Usaha ini mulai dirintis pada bulan April 2014

Apa sih latar belakang dari dibangunnya Temu Kangen? Mengapa Ayu dan Aldo terinspirasi untuk membuka usaha furnitur vintage dibanding gaya yang lebih modern?

Sebelum menjual furnitur vintage seperti sekarang, saya dan Aldo memang senang mengoleksi benda-benda vintage dan retro seperti mesin ketik, koper-koper jadul, telepon putar, dll. Benda-benda vintage tersebut tadinya kami gunakan sendiri untuk kebutuhan dekorasi foto. Menurut kami, benda-benda vintage dan retro memiliki nilai keindahan dan kelebihan sendiri dari segi material, desain, corak dan bentuknya yang tidak bisa kita dapatkan dibenda-benda jaman sekarang. Setelah terus mengoleksi kemudian kita merasa ingin berbagi dan menunjukan bahwa benda-benda dan furnitur vintage ini sangat menyenangkan dan perlu diamankan karena benda-benda tersebut memang sudah tidak diproduksi lagi. Diamankan disini juga dalam artian setiap desain furnitur khususnya pada era pertengahan abad paska kemerdekaan Indonesia, banyak desainer-desainer dan para pengrajin furnitur di Indonesia tidak diketahui nama desainer/penciptanya karena tidak ada arsip yang mencatat nama desainer/penciptanya. Pada era pertengahan abad tersebut mereka menciptakan furnitur dengan material kayu yang sangat berkualitas dan pengrajin kayu yang bekerja secara manual pada era itu namun bisa menciptakan hasil furnitur dengan desain-desain yang menarik. Menurut kami sangat disayangkan tidak adanya catatan sejarah siapa desainer/penciptanya, sedangkan diluar sana desainer-desainer mid century sangat terkenal seperti Charles & Eames, Finn Juhl, Kai Kristiansen dan masih banyak lagi yang tercatat dalam sejarah desain mid century dunia.

Hal inilah yang menginspirasi kami dan ternyata kami mendapat respon yang sangat bagus dari masyarakat. Kami memang lebih menyukai benda-benda vintage maupun retro. Jadi awalnya memang dari hobi yang kemudian kami kembangkan menjadi sebuah bisnis.

Boleh diceritakan, apa saja barang yang dijual di toko ini?

Kami menjual mulai dari benda-benda vintage dan retro yang bisa digunakan untuk dekorasi seperti jam weker vintage, telepon putar, mesin ketik, radio, buku-buku vintage, setrika arang, cangkir-cangkir vintage dengan motif bunga hingga furnitur vintage seperti set kursi tamu dengan gaya jengki/mid century, meja makan, tv cabinet/credenza, display cabinet, dsb. Semua barang yang kami jual melalui proses kurasi. Kami mengkurasi tiap detail, bentuk, desain, kondisi, hingga sejarahnya.

Apakah produk yang dijual merupakan hasil produksi sendiri atau barang hasil hunting?

Produk yang kami jual merupakan hasil produksi sendiri dan hasil hunting.

Untuk benda dan pernak-perniknya merupakan hasil hunting yang kemudian kami restorasi ulang sehingga terlihat layak untuk dijadikan barang dekorasi/pajangan seperti mesin ketik, telepon putar, radio, dll. Untuk mesin ketik, kami melakukan restorasi dan repaint sehingga mesin ketik bisa kembali digunakan/berfungsi normal dan sangat layak pajang.

Untuk furniturnya ada yang hasil hunting, namun banyak juga yang hasil produksi sendiri. Kami melakukan reproduksi dengan material yang sama yang digunakan pada furnitur asli vintage (furnitur asli era pertengahan abad) yaitu kayu jati tua sehingga tidak mengurangi nilai estetis dari produk reproduksi yang kami buat. Didukung dengan pengrajin kayu yang berpengalaman serta mesin-mesin produksi yang sangat membantu kami untuk dapat memperbaiki, merestorasi, serta mempertahankan bentuk dan desain furnitur yang kami dapatkan dari hasil hunting.

Untuk furnitur-furnitur vintage yang direproduksi, apakah material yang sering digunakan? Kenapa material itu yang digunakan dan apa kelebihannya?

Material yang kami gunakan adalah kayu jati tua yang biasanya didapatkan dari hasil hunting dan dari bongkaran rumah-rumah jaman dulu. Kami menggunakan kayu jati tua karena kualitasnya sudah terbukti tahan lama, bahkan bisa dikatakan “life time”. Selain karena kualitasnya yang juga tahan terhadap rayap, kami menggunakan kayu jati tua karena menurut kami serat kayunya sangat cantik dan bisa menambah nilai estetis pada furnitur itu sendiri dan juga jati tua merupakan ciri khas kayu yang digunakan pada furnitur vintage. Kayu jati tua tersebut adalah kayu jati yang sudah benar-benar kering karena sudah melalui proses pengeringannya sendiri (alami) dalam kurun waktu puluhan tahun dan tidak diragukan lagi kualitas ketahananya, jadi kayu tersebut tidak mungkin memuai atau menyusut, dibandingkan dengan kayu yang baru ditebang meskipun sudah melalui proses pengeringan dan oven terkadang kayu tersebut masih ada kemungkinan memuai dan menyusut.

Sedikit cerita, salah satu pelanggan kami dari Australia menceritakan bahwa dia pernah berbelanja furnitur dari Indonesia, namun sesampainya di rumahnya furnitur tersebut mengalami kerusakakan karena kayunya melengkung dan retak, tempat tinggalnya disana merupakan daerah yang sangat panas. Awalnya dia ragu untuk membeli furnitur dari Indonesia lagi, ketika dia memutuskan untuk membeli furnitur di Temu Kangen dan sesampainya di rumahnya furnitur tersebut baik-baik saja dan tidak mengalami kerusakan pada kayunya (tidak melengkung dan tidak retak). Akhirnya dia merasa puas dan berbelanja kembali.

Barang dan bahan yang diproses untuk menjadi furnitur didatangkan dari mana saja dan dimanakah furnitur-furnitur ini diproduksi?

Barang dan bahan-bahannya kami datangkan dari beberapa kota besar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Kemudian pengerjaan restorasi dan produksinya kami lakukan di Yogya.

Apakah ada perawatan khusus untuk menjaga umur furnitur-furnitur vintage ini?

Hehehe.. Furnitur-furnitur vintage yang kami jual tidak memerlukan perawatan khusus, kok. Hanya dibersihkan selayaknya jika ada kotoran atau debu. Material yang digunakan merupakan kayu jati tua yang berumur sudah puluhan tahun, jadi untuk kayunya sendiri bisa dikatakan sudah matang (kayu kering).

Furnitur/dekor apakah yang paling sering dicari/ditanyakan oleh pengunjung? Apakah ada best-selling product?

Best selling product untuk furniturnya itu kursi dengan desain mid century dan untuk barang vintage-nya mesin ketik.

Berapakah kisaran harga furnitur dan dekorasi vintage yang ditawarkan toko ini?

Untuk barang dekorasinya mulai dari IDR 50,000 sedangkan untuk furniturnya mulai dari IDR 500,000 sampai jutaan rupiah.

Cara pemesanannya apakah harus datang langsung ke toko atau boleh melalui online? Apakah ada jasa pengiriman untuk yang tinggal di luar kota?

Tidak harus datang langsung ke toko, kok. hehehe. Kami menerima pemesanan via online dan barang bisa dikirim ke kota tujuan. Pelanggan kami memang kebanyakan memang dari luar Yogya. Kami banyak melakukan pengiriman barang ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Bali, dll.

Apa yang membedakan toko ini dengan toko furnitur vintage lainnya?

Yang membedakan kami dengan toko furnitur vintage lainnya diantaranya adalah material yang kami gunakan. Kami bukan menjual produk dengan gaya vintage/retro saja, melainkan material yang kami gunakan adalah jati tua yang merupakan ciri khas dan karakter dari furnitur vintage asli dan ini salah satu keunggulan dari kami. Selain itu disini kami tidak hanya menjual furniturnya saja, kami juga menjual barang-barang untuk dekorasinya yang bisa dijadikan koleksi sekaligus dekorasi ruangan. Walaupun saat ini sudah banyak toko furnitur vintage, namun hal ini membuat kami merasa harus terus berinovasi, terus belajar, dan terus meningkatkan kualitas hasil barang yang kami jual.

Apakah ada tips khusus dalam memadu-madankan furnitur vintage di dalam ruang?

Jangan ragu menggunakan beberapa warna cerah untuk dekorasi disebuah ruangan yang berisi furnitur vintage. Penggunaan beberapa warna akan terlihat lebih menarik. Dan jangan lupa untuk meletakkan tanaman yang cocok buat indoor karena akan memperkuat kesan vintage dan memberikan rasa nyaman. Penggunaan furnitur vintage juga bagus kalau dikombinasikan dengan furnitur atau barang-barang modern.

Apakah toko ini juga menyediakan jasa reparasi untuk barang-barang vintage?

Iya, kami menyediakan jasa reparasi juga untuk furnitur vintage.

Apa sajakah suka dan duka dalam merintis usaha ini?

Banyak suka dan dukanya menjalani usaha ini. Salah satunya jadi bisa kenal dan dikenal oleh orang banyak terutama para penggemar barang dan furnitur vintage. Jadi lebih banyak relasi pastinya. Karena kita memang berangkat dari hobi, jadi rasanya lebih banyak suka dan senangnya dalam ngejalanin usaha ini. Dukanya pasti juga ada, tapi ga banyak hehehe…

Apakah rencana kedepannya untuk perkembangan toko ini?

Rencana kedepannya kita ingin memperluas pasar dengan mengikuti exhibition di luar negeri. Sejauh ini memang sudah ekspor, namun kita merasa perlu untuk terjun langsung untuk menunjukan bahwa desain-desain furnitur dari Indonesia tidak kalah menarik.

Terimakasih banyak Ayu dan Aldo yang sudah bersedia berbagi cerita dan infonya.

Oya, buat teman-teman yang ingin mampir ke Temu Kangen. Lokasi Temu Kangen gampang dicapai, kok. Berada di area Kraton Yogyakarta yang memang merupakan pusat kota, Temu Kangen hanya berjarak sekitar 5 menit dari kawasan Malioboro yang legendaris itu. Jadi kalau kamu berada di sekitar kawasan Kraton, bisa tuh sekalian datang ke sana.

Alamat:

Jl Langenarjan Lor no. 8/17B, Panembahan, Kraton, Yogyakarta

(Buka Senin-Minggu 12.00 – 18.00)

SMS/WhatsApp: 08990099939

Website: Temu Kangen

Instagram: @temukangen

All photos, except the first three, courtesy of Temu Kangen


Simple, functional, modern, in love with details. Nike menghabiskan masa kecilnya di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara, membuatnya merasa berbeda sejak kembali tinggal di Jakarta dan suka menikmati tempat baru. Mulai blogging sejak tahun 2000, bahkan ketika istilah blog belum ada. Ketertarikannya akan dunia media dan kreatif sudah ada sejak masih sekolah. Sebelum menjalankan Living Loving, Nike bekerja selama 7,5 tahun di industri media, kreatif dan digital. Kamu bisa melihat dan menyapanya juga di Instagram (@nikeprima) dan nike (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

So, what do you think?

INSTAGRAM
KNOW US BETTER