WORKSPACE: SASKI PRIMASARI

Hangat dan selalu dinamis. Kesan itu yang kami tangkap sejak pertama kali kenal dengan Saski Primasari. Saski juga salah satu teman baik yang berjodoh ketika kami menjalankan Living Loving.  Meski sudah beberapa kali membahas Ruma Manis, home living brand yang ia dirikan bersama sahabatnya, Meida. Ternyata kami malah belum pernah membahas rumah dan kesehariannya. Why oh why? Kami juga nggak punya alasan pasti. Padahal isinya tak kalah cantik dan menyenangkan dibandingkan produk atau proyek desain yang ia kerjakan.

Itu kenapa kali ini kami minta ijin Saski untuk mengintip sekaligus mengobrol di ruang kerja yang terletak di salah satu bagian rumahnya.

3 kata yang mendeskripsikan Saski Maulana
Simple, Productive, Caring

Sejak kapan mulai tertarik dengan desain dan home decor dan bagaimana akhirnya menjadikannya sebuah bisnis seperti sekarang?
Saya tertarik dengan desain sejak sekolah SMA. Melihat orang tua yang selalu organized untuk urusan rumah dan design, membuat saya ingin menjadi Arsitek. Tapi saya akhirnya mengambil jurusan Hubungan Internasional dilanjutkan dengan megejar gelar master International Business. Namun itu tidak menjadikan saya berhenti menyukai bidang interior.

Pada saat kuliah S2 saya melamar kerja ke IKEA, dan baru dipanggil beberapa tahun kemudian. Ternyata jalan hidup saya menuntun untuk akhirnya bekerja di IKEA TRADING di Jakarta. Di sana saya mempelajari proses produksi suatu barang dan bagaimana hasil akhirnya didistribusikan secara efisien ke retail. Its the whole supply chain system that I learn the most from the company. Hal itulah yang membuat saya dan Meida (bisnis partner Ruma Manis saya) makin penasaran bagaimana cara membuat product dan bagaimana mengkonsepkan suatu koleksi dalam suatu brand. I think it is the process of creating something that makes the business fun, something that we love to do and curious about.

Bisa ceritakan tentang ruang kerjamu, apakah dari awal sudah terisi sesuai dengan keinginan atau terus berubah hingga seperti sekarang?
My workspace at home is something I didn’t plan at all at the very beginning. Tadinya ruangan itu untuk ruang hobi saya dan suami. Lalu saat pindah kembali ke Surabaya, saya lantas memulai bisnis home decor. Jadilah ruangan ini sepenuhnya saya yang pakai, haha. Bisnis saya dan Meida dimulai tahun 2011. Sampai sekarang, saya dibantu 2 anggota tim untuk bagian administrasi dan kreatif.

Karena mendekor ruangan adalah salah satu kegiatan favorit saya di rumah, jadi space kerja sering saya ubah. Perubahan kecil semisal hanya menggeser meja atau kursi buat saya sudah menyegarkan mata. I’m always happy with whatever changes I make in and outside the house. Pada dasarnya, saya menyukai perubahan. I think changes is the most permanent thing in life, after family of course haha.

Di mana biasanya kamu mendapat inspirasi untuk mendekorasi ruang kerjamu?
Dulu, saya suka sekali beli majalah interior. Tapi sekarang, since everything goes digital, of course I use Pinterest. It is like my new bible haha. I love making moodboards both for works and myself. Rasanya seperti bikin kliping digital. And just by looking at the moodboards slides or pin boards, it inspired me already.

Di mana kamu biasanya mendapatkan furnitur dan barang-barang dekor di ruangan kerja dan rumah?
Semua furnitur di rumah saya, rata-rata saya desain dan buat sendiri, karena saya memang suka membuat custom furniture. Mulai dari drawers, coffee table, bar table, bar stool, kursi. Hampir semua furnitur besar saya buat sendiri. Menurut saya furnitur custom punya nilai personal yang membuatnya unik.

This is why me and Meida call our home as a Living Gallery. It’s the space that we live in and we express our personal style. That’s what I love about home, in anyone’s home, you can see the personality from how you arrange your home. Untuk aksesoris, saya suka hunting pada saat travel. Bagi saya, the art of slowing down on decorating home is just nice. Mengumpulkan aksesori rumah vintage dan baru, baik itu IKEA, ataupun produk lokal. Pasar loak juga selalu menjadi agenda setiap saya travel. I always find little treasures for our home.

Kalau yang kami intip, Mba Saski suka bermain dengan warna dan menggabungkan unsur vintage dan modern. Sejak kapan menyukai vintage dan sampai sejauh apa sih rasa cintamu akan hal ini?
Saya menyukai barang barang lama karena desainnya yang timeless and otentik. Selain itu mereka juga bisa dipadankan dengan barang baru jdan menjadi sangat cantik. For me, vintage won’t age! Kecintaan saya dengan antik bisa digambarkan seperti tujuan pertama jika saya pergi ke suatu tempat, saya pasti akan mencari area atau pergi yang tempatnya nya lebih unik daripada daerah turis, dan tentu saja flea market.

Bagaimanakah kegiatan sehari-harimu di ruang kerja ini?
Workspace layout saya bagi 2 bagian: area lounge dan ruangan untuk team saya bekerja. Setiap pagi usai melakukan rutinitas pagi, saya kerja di lounge, dan tempat mengobrol dengan team saya. It is more like casual spot to hang out or having a morning chit chat with my team. The lounge is also for a meeting space. Tapi karena saya sehari-hari di kantor, yang lokasinya dekat rumah, jadi biasanya jam 10-17 saya menghabiskan waktu di kantor interior saya. Saya membagi waktu antara beberapa pekerjaan dalam sehari. And it is nice to always have a productive day.

Apakah ruangan kerja yang didekorasi memberikan pengaruh dalam pekerjaan?
For me, Yes is always the answer. Di manapun ruangan kerjanya, it is always nice to have your surrounding warm and homey. Even if it’s only the scent of candles or essential oil. They can help you relax and focus, and at the end of the day you can deliver your goals.

Jika ada teman yang berencana mengisi dan mendekorasi ruang kerja di rumahnya, apa saja tips yang akan kamu berikan?
A nice design of desk and chair! A scent of candles or room spray, some nice picture/graphic framed, and a nice lighting in the room, oh and also a stack of books. That will do nice no matter how small the space is!

Apakah yang paling kamu sukai dari ruangan kamu?
Yang paling saya suka adalah element warna kayu dari lantai dan tembok putih. It goes with everything !

Dalam bekerja, apakah kamu termasuk tipe yang senang menata barang-barang dengan rapi atau justru baru bisa bekerja ketika barang-barang diletakkan seadanya?
Pada dasarnya saya well organized, especially on making things done. Jika dalam proses itu, meja saya berantakan, I don’t mind, as long as the target of the day achieved. Kemudian setelah pekerjaan selesai, saya akan merapikannya.

Apakah rencana kamu setahun kedepan untuk bisnismu?
Saya dan Meida, partner Ruma Manis saya sedang membenahi website e-commerce, membenahi stok dan mulai bekerja dengan tim marketing digital kami, to grow the company and expand the market in the future. Wish us luck!


Terimakasih Saski sudah bersedia mengajak kami main di ruang kerjamu. Ditunggu sesi ngopi santai berikutnya, atau mungkin proyek seru bersama lainnya. xx


Simple, functional, modern, in love with details. Nike menghabiskan masa kecilnya di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara, membuatnya merasa berbeda sejak kembali tinggal di Jakarta dan suka menikmati tempat baru. Mulai blogging sejak tahun 2000, bahkan ketika istilah blog belum ada. Ketertarikannya akan dunia media dan kreatif sudah ada sejak masih sekolah. Sebelum menjalankan Living Loving, Nike bekerja selama 7,5 tahun di industri media, kreatif dan digital. Kamu bisa melihat dan menyapanya juga di Instagram (@nikeprima) dan nike (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. keren banget oey working space nya, mauu jugak buat beginian di rumah. hihihi

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER