#MinutesToMidnight

Before-Sunrise-001

When it comes to romantic flicks, Before Sunrise (1995) and Before Sunset (2004) are definitely on our bucket list. Entah kapan pertama kali kami menonton dua film ini, tapi film yang dibintangi oleh Ethan Hawke dan Julie Delpy ini jelas sudah kami tonton beberapa kali.

Kedua film ini memang bukan film romantis klise di mana kita disuguhi akhir yang sempurna dan bahagia, tapi justru itu letak istimewanya dua film garapan Richard Linklater ini. We just heart the way Jesse and Celine adored each other, and how they shared their opinions about the world.  Kedua tokoh ini terasa dekat dengan penonton. Dan satu lagi, Jesse dan Celine selalu menyuguhkan percakapan-percakapan yang kadang absurd tapi pintar, plus kalimat-kalimat “dalem”.

Minutes To Midnight Quote Minutes To Midnight Quote

Makanya, saat kami tahu kalau sequel berikutnya, ‘Before Midnight‘, akan dirilis nggak lama lagi. Ide untuk membuat acara nonton bareng pun timbul. Berawal dari obrolan via Twitter dengan teman kami, Atri yang tergabung di komunitas ScreenSavers Indonesia, akhirnya jadi juga nih proyek maraton ‘Before Sunrise’ – ‘Before Sunset’ dalam rangka menyambut ‘Before Midnight’. Namanya ‘#MinutesToMidnight’

MINUTES-TO-MIDNIGHT-POSTER

Konsep #MinutesToMidnight ini adalah backyard movie party di Aidea. Lebih baik datang sedari awal supaya bisa menghabiskan sore sambil menikmati suguhan musik akustik dan kuis dengan berbagai hadiah menarik. Makanan dan minuman ringan juga akan kami siapkan. But you’re very welcome to bring your own potluck too. Oya, jangan lupa bawa buku untuk didonasikan. Jumlahnya nggak dibatasi, asalkan dalam kondisi baik.

Dan ini denah menuju lokasi #MinutesToMidnightpeta

Berhubung kapasitas tempat terbatas, jadi buat yang mau nonton bisa langsung daftar dengan mengisi form pendaftaran ini.

Follow @livinglovingnet dan @ScreenSaversID untuk updates #MinutesToMidnight, ya. ;)

ps: images for quotes and poster courtesy of our lovely friend, Irma. Find out more of her stunning pics here at ‘One Day in Canberra


Simple, functional, modern, in love with details. Nike menghabiskan masa kecilnya di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara, membuatnya merasa berbeda sejak kembali tinggal di Jakarta dan suka menikmati tempat baru. Mulai blogging sejak tahun 2000, bahkan ketika istilah blog belum ada. Ketertarikannya akan dunia media dan kreatif sudah ada sejak masih sekolah. Sebelum menjalankan Living Loving, Nike bekerja selama 7,5 tahun di industri media, kreatif dan digital. Kamu bisa melihat dan menyapanya juga di Instagram (@nikeprima) dan nike (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. dan lagu A waltz for a night nya Julie Delpy yg super cihuy :)

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER