READING

CRUMBS OF COMFORT FROM PLAIN VANILLA

CRUMBS OF COMFORT FROM PLAIN VANILLA

Seperti yang sudah saya janjikan di post tentang Yong Siak Street kemarin, kali ini saya mau membahas salah satu toko yang ada di jalan itu. Sebuah bakery bernama Plain Vanilla.

Awalnya saya hanya tertarik untuk memotret sepeda di bagian depan toko (that mint-green bicycle is so pretty!). Lalu sekalian memotret tampilan luar tokonya. Dipikir-pikir, sekalian masuk ke dalam saja. Saya memotret bagian dalamnya, lalu aroma kue segar yang baru keluar dari oven pun tercium. And the next thing i know, i end up buying a chocolate brownies and a white chocolate macadamia cookies from them. Aroma kue itu menggoda iman sekali, ya.plainvanila1 plainvanila2b

Judul di atas saya dapat dari website Plain Vanilla karena misi mereka adalah membuat kue dengan resep warisan keluarga dengan pilihan rasa yang akrab dengan kenangan masa kecil mereka.

Produk andalan toko ini sebenarnya cupcakes yang rasanya ada banyak banget. Saya juga suka lihat hiasan cupcakenya yang simpel, bukan tipe yang dihias meriah. Tapi karena saya bukan penggemar cupcake, jadi saya ga nyicip cupcakenya mereka. Penasaran sama Salted Caramel Tartlet tapi (sayangnya) ga jadi beli. Setelah mencicip kuenya, rasanya lumayan (walau browniesnya sedikit kemanisan kalau buat saya). Suka macadamia cookiesnya karena kacangnya ga pelit dan ukurannya lumayan besar, diameternya kira-kira 10cm. Kalau brownies bentuk kotak mungkin 7x7cm (yang di foto sudah saya gigit sedikit :p).plainvanillaplainvanila5plainvanila4Selain kue, mereka juga menjual beberapa pernak-pernik lucu: keramik putih, tray, talenan kayu, dan tea towel yang lucu banget motifnya! Tapi harganya lumayan mahal, sekitar $30 untuk tea towel, $43-54 untuk tray, dan $48-200 untuk cup dan ketel keramiknya.plainvanilla3
Saya paling suka kalau belanja lalu mendapat wadah atau kantung plastik yang konsepnya bagus. Dan Plain Vanilla memberikan dus recyclable yang bentuknya simpel dengan logo putih dan stiker segel sederhana. Ternyata setelah baca websitenya, toko ini memang mengusung prinsip reduce-reuse-recycle dengan menggunakan biodegradable material untuk wadahnya, dan mendaur ulang kotak susu atau stoples kuenya. Selain itu, mereka juga mendukung event kreatif lokal, lagu yang diputar pun karya musisi lokal.plainvanilla7

A good old-fashioned bake shoppe which support local creative scene? What’s not to love about it?!

Plain Vanilla
Tiong Bahru Estate
1D Yong Siak Street
Singapore 168641

Jam buka:
Selasa sampai Jumat pukul 11 siang – 8 malam
Sabtu jam 9 pagi – 8 malam
Minggu jam 9 pagi – 6 sore. Senin tutup.


Penyuka craft yang lebih senang dapat voucher toko buku dibanding voucher baju. Ibu satu putri yang akrab dipanggil Mamir ini selalu sibuk cari inspirasi dekor atau palet warna di internet sambil menyantap segala macam penganan yang ada di studio Living Loving. Kamu bisa menyapa Mamir di akun Instagram-nya (@mamiraz) atau mengontaknya di miranti (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. isyana

    9 December

    ih lucu banget mir… itu dijual sepedanya? atau disewain?

    • Miranti

      9 December

      lupa nanya..tapi kayanya itu disewain buat muterin daerah Tiong Bahru aja deh, bukan dijual. Lucu banget ya warnanya. Selalu suka sepeda pake keranjang anyam.

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER