READING

TEMAN WAJIB DI PERJALANAN

TEMAN WAJIB DI PERJALANAN

Saya dan Miranti akan ke luar kota bersama akhir pekan ini. Sebenarnya ini bukan perjalanan panjang, sih. Hanya dua hari satu malam saja. Tapi ini pertama kalinya kami pergi berdua ke luar Jakarta tanpa keluarga.
Nah, berhubung jalan-jalannya super singkat dan kami hanya perlu menyiapkan barang untuk diri sendiri, jadi kami belum packing, deh. Tapi kalau nanti packing, kami rencananya hanya membawa masing-masing satu tas ransel saja supaya nggak repot mengurus bagasi di bandara nanti.

ecstatic syndicate-oma anna
Meski perjalanannya singkat, kami tetap bikin daftar singkat (di kepala) apa saja yang akan kami bawa. Kalau saya, selain ransel untuk membawa semua kebutuhan selama perjalanan. Saya juga membaca satu tas untuk pergi. Bisa tas tote, atau tas kecil. Tas tote memuat banyak barang dan bisa dilipat. Sementara tas kecil lebih praktis dibawa saat jalan-jalan di tempat tujuan. Saya juga selalu bawa kamera kecil. Dulu sempat cukup ambisius membawa kamera DSLR saat liburan supaya bisa dapat foto dan video yang cantik. Tapi ternyata cukup merepotkan, ya. Jadi, akhirnya lebih pilih kamera yang ringan tapi punya kualitas gambar yang bagus.
imagerybags-canvas living

 

Oya, selain itu saya juga selalu bawa travel/paspor wallet yang bisa memuat segala barang penting seperti paspor, boarding pass dan uang tunai. Nggak lupa bawa buku catatan. Kenapa perlu buku catatan padahal bisa simpan semua info di gadget? Karena berdasarkan pengalaman, kita nggak bisa selalu tergantung dengan teknologi. Jadi biasanya saya sudah menyiapkan informasi penting seperti alamat tempat-tempat yang ingin dikunjungi beserta rute dan jam bukanya. Semua saya catat di notebook. Jadi, kalau di tengah jalan sinyal HP susah dan nggak bisa mengandalkan Google Map, atau HP mati, saya tinggal buka catatan saja, deh. :)

Selain itu saya bawa headphone untuk dengerin musik dari HP dan buku. Memang sih sekarang jamannya e-book atau e-magazine. Lebih praktis dan lebih banyak pilihan. Tapi saya sering lebih memilih buku yang berwujud kertas. Hehe.

Bagaimana dengan kamu? Apa saja barang yang wajib menemanimu saat pergi, sesingkat apapun waktu perjalananmu? :)

travel clutch (Rp618.000) from Tulisan | leather camera strap (Rp245.000) by Ecstatic Syndicate from Bobobobo | travel wallet (Rp150.000) by Oma Anna from Kadokadi | daypack (Rp435.000) from Imagery Bags & Carry Goods | canvas tote bag (Rp189.000) by Canvas Living from Bobobobo

product photos (except feature photo) courtesy of Bobobobo, Kadokadi and Imagery Bags & Carry Goods


Simple, functional, modern, in love with details. Nike menghabiskan masa kecilnya di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara, membuatnya merasa berbeda sejak kembali tinggal di Jakarta dan suka menikmati tempat baru. Mulai blogging sejak tahun 2000, bahkan ketika istilah blog belum ada. Ketertarikannya akan dunia media dan kreatif sudah ada sejak masih sekolah. Sebelum menjalankan Living Loving, Nike bekerja selama 7,5 tahun di industri media, kreatif dan digital. Kamu bisa melihat dan menyapanya juga di Instagram (@nikeprima) dan nike (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. Indri

    2 December

    barang wajib travelling kemanapun: handphone dan hairdryer! hahaha

    • Nike Prima

      5 December

      eits iya, hairdryer penting tuh. atau biasanya saya cek dulu kamar hotel tempat nginap nyediain atau ga. :D

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER