READING

HIP AND HUMBLE YONG SIAK STREET

HIP AND HUMBLE YONG SIAK STREET

Ini kali pertama lagi saya kembali ke Singapura setelah belasan tahun yang lalu. Dulu, setiap mendengar kata Singapura yang terpikir oleh saya selalu Orchard Road. Tapi ternyata ada banyak sekali jalanan yang tak kalah menarik dibandingkan Orchard. And I’m not talking about popular tourist destination like Bugis Junction, Little India, atau wilayah Sentosa Island. Saya berbicara tentang jalan Yong Siak di distrik Tiong Bahru.yongsiak2

yongsiak5 yongsiak3Sebenarnya daerah ini adalah daerah pemukiman. Kompleks apartemen baru yang tinggi menjulang bersisian dengan rumah susun lama yang khas dengan garis lengkung dan tangga spiralnya. Beberapa tahun belakangan ini, mulai banyak bermunculan toko dan kafe baru di Yong Siak Street dan sekitarnya. Katanya ini salah satu tempat nongkrong baru favorit anak muda di sana.yongsiak4yongsiak9Menarik sekali melihat toko baru dan toko lama, resto jadul dengan kafe hip, toko barang antik dan toko pernak pernik modern berada dalam satu jalan. Saya sempat mengintip ke dalam 3 dari banyak tempat baru di jalan ini: Books Actually, Strangelets, dan toko kue bernama Plain Vanilla.yongsiak8 yongsiak10

 

Ada juga clothing store bernama Nana&Bird, kafe Forty Hands, dan beberapa tempat makan dengan dekor unik di jalan ini.yongsiak6yongsiak7

Daerahnya cukup aman dan nyaman untuk solo traveler seperti saya. Tapi juga ga kalah seru buat didatangi bareng teman atau anak. Selain kafe dan resto, kalau mau pilihan makanan dengan harga terjangkau bisa mampir ke Tiong Bahru Market, pasar yang hanya berjarak 5 menit jalan kaki dari Yong Siak Street. Pasar superbersih ini memiliki food court di lantai 2 yang menawarkan aneka makanan dan minuman. Makanan halal juga ada tapi pilihannya memang sedikit. Nasi Lemak dan Mie Siam salah satunya.

HOW TO GET THERE?
Saya langsung menuju Tiong Bahru dari Changi karena kebetulan hanya memakai backpack saja. Bisa pakai MRT yang lebih murah daripada taxi. Dari Changi Airport naik MRT East-West Line sampai stasiun Tanah Merah, lalu pindah kereta East West Line tujuan Joo Koon. Turun di Tiong Bahru Station. Harga tiketnya $1.75.

Keluar stasiun ke arah depan (Tiong Bahru Road), lalu jalan ke kiri sampai ketemu jalan Kim Pong. Belok kanan masuk jalan Kim Pong. Di ujung jalan, belok kanan lalu susuri jalan, itu sudah jalan Yong Siak.

Sebenarnya masih banyak yang bisa dieksplor, sayangnya saat itu langit mulai mendung dan saya juga harus bergegas ketemuan dengan Nike di hotel. Penasaran sama isi toko-toko tadi? Fotonya ada terlalu banyak untuk dijadikan dalam satu post. I’m gonna tell you more about those interesting shops on another post, soon. I promise!

Info tambahan: Kalau ingin datang ke toko-toko di Yong Siak Street, jangan terlalu pagi karena rata-rata baru buka sekitar jam 10-11 siang.


Penyuka craft yang lebih senang dapat voucher toko buku dibanding voucher baju. Ibu satu putri yang akrab dipanggil Mamir ini selalu sibuk cari inspirasi dekor atau palet warna di internet sambil menyantap segala macam penganan yang ada di studio Living Loving. Kamu bisa menyapa Mamir di akun Instagram-nya (@mamiraz) atau mengontaknya di miranti (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER