READING

MENGISI DAPUR DENGAN SISTEM METOD IKEA

MENGISI DAPUR DENGAN SISTEM METOD IKEA

Apa?! Ke Alam Sutra jam 9.30 pagi?! Mungkin kalau bukan IKEA Indonesia, saya memilih untuk minta reschedule saja soalnya pagi banget. Maklum, berangkat pagi berarti harus menyiapkan segala sesuatunya (nggak cuma buat saya tapi keluarga) lebih pagi lagi. Untunglah rumah saya lokasinya di Bintaro, cukup pede buat berangkat sekitar jam 9 saja karena ada tol. Apalagi saya nggak pernah nggak semangat kalau ke IKEA, dan kali ini IKEA mengundang media dan bloggers dalam jumlah sangat terbatas untuk mengenalkan sistem dapur mereka yang terbaru, METOD.

Sesampainya di sana, selain bertemu dengan teman-teman media dan bloggers seperti Siska dari The Urban Mama, saya juga bertemu dengan mantan teman sekantor saya dan Miranti, Fifi Alvianto yang ternyata jauh lebih niat daripada saya, lho. Fifi berangkat dari rumahnya di Bekasi jam 8 pagi, dan selama ini Fifi sudah sering ke IKEA sendiri untuk membeli furnitur hingga perlengkapan rumahnya. Saya dan suami pun rasanya sudah lebih dari lima kali ke IKEA sejak dibuka tahun lalu..dan memang selama ini bagian dapur IKEA belum ada karena menunggu Sistem Dapur METOD ini.

Tanpa pengantar yang terlalu lama, kami langsung diajak tur melihat seperti apa sih METOD ini. Ternyata lebih dari yang saya bayangkan. Sistem Dapur METOD ini nggak hanya soal membuat kitchen set, tapi bagaimana memaksimalkannya. Seperti Lego, setiap bagian dari METOD memberi ruang yang sangat luas buat kita berkreasi. Bagian yang lebih menyenangkannya lagi, meski dari awal kita sudah merancang bagaimana desain METOD kitchen set yang kita inginkan, kita nggak perlu membeli semuanya saat itu juga. Kita bisa membeli bagian-bagian yang paling penting dulu. Bikin kitchen set kan memang nggak murah, empat tahun lalu saya dan suami mengeluarkan biaya yang nggak sedikit untuk memesan kitchen set. Padahal luas dapur rumah kami hanya sekitar 2x2m. Sudah begitu, furnitur dan perintilan seperti bak cuci piring, rak-rak penyimpanan, dkk juga harus hunting sendiri di daerah Pinangsia. Makan waktu banget. Jadi menurut saya, apa yang disediakan IKEA ini akan sangat membantu mereka yang sedang mengisi rumah, karena dapur bisa dibilang area penting kedua setelah kamar tidur.

Selain sistem modularnya, saya juga suka sekali dengan solusi penyimpanannya. Laci  yang biasa dipakai untuk menyimpan peralatan makan saja bisa dimaksimalkan menjadi dua tingkat organizer. Pokoknya setiap cm benar-benar dimaksimalkan. Supaya lebih jelas, bisa simak videonya.

ikea-indonesia-kitchen-metod-livingloving-7

ikea-indonesia-kitchen-metod-livingloving-9 ikea-indonesia-kitchen-metod-livingloving-8

ikea-indonesia-kitchen-metod-livingloving-11

ikea-indonesia-kitchen-metod-livingloving-5

ikea-indonesia-kitchen-metod-livingloving-10

Eksteriornya pun ternyata cukup lengkap. Kita bisa memilih gaya apa yang kita inginkan. Ada yang modern, tradisional/country, scandinavian, rustic bahkan playful. Mau dikombinasi juga bisa, karena pintu, laci, gagang hingga table top-nya dijual terpisah. Bahkan kalau suatu saat kita bosan dengan gayanya, kita bisa membeli pelapis pintu lacinya saja. Karena ada beberapa pintu laci yang pelapis luarnya dijual terpisah.

ikea-indonesia-metod-living-loving-1

Buat yang ingin tahu lebih banyak, atau mungkin sudah berniat mengisi dapur dengan sistem METOD ini bisa cek di situs IKEA. Di sana dijelaskan dengan detil bagaimana langkah-langkahnya. Jadi sebaiknya ukur dulu luas area yang ingin diisi sebelum berangkat ke IKEA, jadi prosesnya pun bisa lebih cepat.

Thank you for inviting us, IKEA Indonesia. 

Interior photos courtesy of IKEA

 


Simple, functional, modern, in love with details. Nike menghabiskan masa kecilnya di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara, membuatnya merasa berbeda sejak kembali tinggal di Jakarta dan suka menikmati tempat baru. Mulai blogging sejak tahun 2000, bahkan ketika istilah blog belum ada. Ketertarikannya akan dunia media dan kreatif sudah ada sejak masih sekolah. Sebelum menjalankan Living Loving, Nike bekerja selama 7,5 tahun di industri media, kreatif dan digital. Kamu bisa melihat dan menyapanya juga di Instagram (@nikeprima) dan nike (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. Hahaha iya selalu semangat kalau ke IKEA walau jauhnya membelah propinsi. Sampe uda ga hafal berapa kali kesini. Yg bikin seneng karna segala ada dengan range harga variatif. Tp setelah dipikir lagi, untung IKEA jauh dr rmh, kalau dekat jd bahaya disambangi terlalu sering, bahaya kantong kering xD

  2. Mia

    9 June

    Waa kece bangeet dapurnya bisa dimacem-macemin. Langsung cuss ke webnya ikea :D

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER