KIDS ROOM IN THE ATTIC

Siapa yang jaman kecil punya impian sebuah kamar di loteng? Kalau iya, siap-siap iri dengan kamar milik si mungil Mila. Beth, Ibunya kreatif sekali mendekorasi kamar Mila. Nggak cuma bagus, tapi Beth juga menata kamar ini sedemikian rupa sehingga bisa dipakai untuk aktivitas yang memancing kreativitas Mila.

Beth menyiapkan ruangan di loteng yang cukup lega dan nyaman untuk Mila di rumahnya di Cologne, Jerman. Beberapa hiasan dinding dalam kamar Mila juga dikreasikan sendiri oleh Beth, seperti hiasan dinding dari washi tape yang dibentuk diamond. Selain mendekor ruangan, ibu kreatif ini juga senang membuat mainan untuk Mila. Melalui post ini, Beth akan berbagi tentang inspirasi hiasan dinding, bagaimana mendekor kamar Mila, juga tips dalam membuat mainan untuk anak sendiri.

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-1

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-12

 

Darimana asal inspirasi home decor untuk kamar Mila?
Dari majalah tentang home decor dan juga dari Instagram. Terus terang saya tidak yakin apakah Instagram itu sebenarnya meracuni atau justru membuat saya kreatif karena dari Instagram saya melihat banyak pernak-pernik yang saya inginkan (baca: beli). Namun keinginan itu malah menimbulkan ide-ide yang membuat saya mendadak ingin membuatnya sendiri.

Salah satu ide misalnya datang dari Instagram user sekaligus produsen paper bag, @tellkiddo. Karena melihat produk-produk paper bags-nya yang lucu dan minimalis, saya menjadi getol mencari di mana saya bisa membeli kantung kertas warna putih untuk saya gambari sendiri. Sekarang di rumah sudah ada beberapa illustrated paper bags buatan saya untuk wadah barang-barang dan mainan Mila, dan tentu saja paperbag  sleeping bear dari Tellkiddo yang merupakan sumber inspirasi saya.

Menurut Beth, hiasan dinding mana di kamar Mila yang paling berkesan?
Skala tinggi badan berbentuk pohon karena itu murni ide saya sendiri untuk membuatnya setelah putus asa tidak menemukan skala tinggi badan yang bagus yang sekaligus bisa mempercantik dinding. Saya sebelumnya sempat menemukan satu yang cocok tapi sayang harganya menurut saya overrated sehingga saya memutuskan untuk membuat sendiri dengan washi tape. Selain murah meriah, bila bosan bisa dilepas dengan mudah tanpa harus meninggalkan bekas di dinding. Di pohon tersebut ada lima ranting di mana ranting pertama jaraknya 90cm dari lantai. Jarak antara ranting-ranting yang lain adalah 10cm. Saat ini tinggi badan Mila sudah hampir mencapai ranting ke-dua, 100 cm.

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-2

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-3

Deskripsikan kamar Mila dalam tiga kata
Terang, luas dan cozy

Apakah Mila sudah dilibatkan dalam membuat hiasan rumah?
Ya tapi belum banyak. Mila suka ikut-ikutan ketika saya sedang membuat prakarya atau hiasan, bahkan mainan. Namun dia cepat bosan karena prosesnya memang tidak selalu cepat. Biasanya Mila hanya ikut pada bagian awal dan akhirnya. Dia memang masih harus belajar banyak untuk sabar dan telaten, dalam hal apapun, bukan hanya crafting.

Untuk hiasan di kamarnya atau di pojok bermainnya di ruang tamu, saya selalu bertanya dia ingin dibuatkan apa. Menempel hiasan atau gambar yang sudah jadi di dinding adalah tugas Mila (kecuali yang bentuk diamond). Favorit dia selama ini adalah bentuk awan, huruf M karena nama dia berawalan dengan huruf M dan motif binatang gajah serta beruang.

Saat ini saya sedang berencana membuat sudut galeri untuk menampilkan karya-karya Mila. Sudut di mana dia nantinya bisa memasang karyanya dan merawatnya sendiri. Sejauh ini kebanyakan hasil karya Mila rusak dimainkan olehnya. Yang bisa diselamatkan saya simpan di lemari.

Sudut ruangan mana yang menjadi favorit Mila di kamarnya?
Sudut yang menjadi favorit Mila di kamarnya adalah sudut di samping tempat tidurnya, tepat dibawah roof window yang berlimpah cahaya. Di situ Mila biasa menghabiskan waktunya untuk lesehan membaca buku atau bermain.

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-7

Adakah alasan tertentu memilih warna putih untuk tembok rumah, apakah ada keinginan mencoba mengganti warna tersebut dengan warna lain?
Pada dasarnya saya memang suka suasana serba putih untuk rumah termasuk perabotannya (kecuali dapur). Minggu lalu baru saja kami mengganti meja makan yang berwarna coklat kayu natural dengan yang warna putih. Sofa panjang kamipun aslinya berwarna putih, hanya kadang berwarna pink bila cover-nya yang putih sedang dicuci.

Dengan warna putih ruangan akan terlihat lebih luas dan terang. Lagipula dengan adanya dekorasi dan pernak-pernik di ruangan seperti misalnya cushion, tirai atau buku dan barang lain di rak, itu sudah cukup membuat suasana berwarna.

Saya saat ini tidak memiliki keinginan untuk mengganti warna dinding. Mungkin hanya memperbaharui warna putihnya bila sudah kusam dimakan usia atau mengganti motif wallpaper namun tetap dengan warna dasar putih. Untuk  kamar Mila, bila dia menginginkan warna lain, boleh diganti catnya. Rencana jangka panjang kami adalah mengganti lantai yang berwana gelap dengan lantai papan atau ubin yang berwarna terang.

Gambar dinding yg menggunakan masking tape bentuk diamond tidak hanya ada satu di rumah Beth, kenapa memilih bentuk berlian?
Saya memilih bentuk diamond karena saya menginginkan motif yang simpel namun modern serta mudah mengaplikasikannya di dinding. Motif diamond mewakili itu semua dan saya cukup puas dengan hasilnya, murah namun tidak terlihat murahan. Buat saya  hal yang penting untuk home decor adalah sesuatu yang mudah dibersihkan, bukan sumber debu dan bila bosan bisa dengan mudah diganti.

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-8

Kami lihat, Beth juga suka membuat mainan untuk Mila. Apakah kamu punya tips bagaimana supaya anak tertarik dengan mainan yang kamu buat?
Saya biasanya membuat mainan berdasarkan interest Mila, misalnya binatang, yang sudah pasti dia akan tertarik. Selain itu saya juga suka men-download material dari internet untuk permainan dan toddler activities ala Montessori. Untuk permainan baru Mila harus dikasih tahu dulu bagaimana caranya. Kalau dia tampak tidak tertarik maka saya akan main sendiri di depannya, pura-pura asyik, nanti lama-lama dia akan ikut-ikutan.

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-9

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-10

Polar bear cardboard buatan Beth simpel tapi unik sekali, darimana ide atau inspirasi untuk membuatnya?
Saya sudah lama jatuh cinta dengan cardboard figure sejak saya menemukan wall deco milik MIHO Design yang menurut saya waktu itu impossible untuk membuatnya sendiri. Saya juga mengkoleksi buku-buku literatur anak dari Babylit Serie yang beberapa dari bukunya memiliki playset yang berupa cardboard figures. Cardboard figures milik Babylit jauh lebih sederhana dari milik MIHO Design dan dari situ saya mulai optimis bahwa saya pasti bisa membuatnya sendiri.

Beberapa inspirasi yang lain saya dapatkan dari website Mr. Printables. Mereka sangat murah hati, menyediakan free template dan tutorial untuk di-print, for personal use only tentunya. Keuntungan (dan kerugian) dari cardboard figure, mereka gampang dibuat namun juga gampang rusak. Entah sudah berapa binatang yang dirusak Mila namun karena gampang dibuat, ya buat lagi :)

Adakah tips bagi pembaca yang ingin mendekorasi kamar anak?

  1. Cari inspirasi, tema atau gaya apa yang diinginkan untuk kamar anak. Di Pinterest dan Instagram, hashtag #kidsroom banyak sekali ide-ide menarik yang bisa diambil.
  2. Jangan penuhi kamar anak dengan perabotan karena anak memerlukan space luas untuk tumbuh, bermain dan berimajinasi.
  3. Bila anak sudah bisa diajak diskusi atau memilih, libatkan dia dalam mendekorasi kamarnya.

Decor-Mamarantau-LivingLoving-Beth-11

Terimakasih Beth sudah berbagi cerita dengan kami. Senang sekali melihat kamar Mila. Sayang untuk di Indonesia mungkin sedikit sulit mewujudkan kamar yang nyaman di loteng ya, karena cuacanya panas. Tapi banyak sekali inspirasi dekor ruang tidur anak dan pojok bermain dari kamar Mila. She’s such a lucky (and cute) girl!

Selain cerita seru kreasi Beth dan Mila, kamu juga bisa baca cerita pengalaman Beth di Jerman melalui blog Mamarantau.

*This post is written in collaboration with Mamarantau.

LL mamarantau


RELATED POST

  1. chiceniza

    17 March

    Lovely! Suka banget nuansa kamarnya Mila. Mama Beth sungguh apik, kreatif, dan produktif sekalii ! :*

    • zbethz

      18 March

      Ah suwun banget Chica! Ini aku masih musti belajar banyak juga kok :* Iya, produktif sekali kalau pas rajin hihi…

  2. waktu kecil selalu pengin punya kamar di loteng, sayang rumahnya ga berloteng :(
    lucu banget kamarnya Mila, mamanya kreatif dan produktif banget suka liatnyaa :D

    • zbethz

      19 March

      Makasih mba Heryani… Salam kenal ya :)

  3. Mindy Jordan

    18 March

    Ah aku suka kamarnya Mila. Thumbs up buatmu, Beth. Eh ikut seneng karena ada burung kertas buatanku dan Medea ikut jadi dekorasi di kamarnya Mila :)

    • zbethz

      22 March

      Iya Mindy, makasih yaa ?

  4. Lies Nurhasanah

    20 March

    Hai “Itoeng” nice to see your activities..

    • zbethz

      22 March

      Hai mba Lies, ketemuan di sini deh kita. Iya, ini efek karena pas jaman SMA dulu tinggal sekontrakan dengan mbak-mbak yang pinter menggambar :)

  5. Feby

    30 March

    Hi mba, jadi beli paperbagnya dmn? jadi tertarik buat bikin sendiri

    • zbethz

      8 April

      Hallo Feby, maaf aku baru baca komennya :D Di sini waktu itu paperbag-nya aku beli di toko bangunan yang juga menjual tanaman, pupuk dan tanahnya. Aslinya kegunaan paperbag ini kan buat kantong sampah organik atau wadah bauh-buahan. Hanya saja sekarang kebanyakan yang dijual yang warna coklat saja.

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER