READING

CREATIVE SESSION: TIE-A-KNOT & BLOGWORTHY

CREATIVE SESSION: TIE-A-KNOT & BLOGWORTHY

Rutinitas sehari-hari kadang bisa sangat melelahkan. Apalagi kalau sedang padat pekerjaan atau terjebak kemacetan saat mau beraktivitas. Kalau tak pandai menyiasatinya, bisa-bisa stres. Supaya tetap “waras”, kita butuh penyegaran. Caranya banyak, antara lain dengan membuat karya atau menulis.

Di ujung Creative Session: A Cup of Life with Nescafe Dolce Gusto kali ini, Living Loving menghadirkan kelas ketiga dan keempat berjudul “Hooked & Happy with Tie-A-Knot” dan “Blogworthy with Living Loving & Andra Alodita”, yang sekaligus menjadi penutup rangkaian kelas kreatif tahun ini yang sudah berlangsung sejak Oktober lalu.

living-loving-hooked-happy1

living-loving-hooked-happy2

living-loving-hooked-happy3

Pada 19 November lalu, Tie-A-Knot membuka kelas cara membuat wadah pot tanaman dari bahan T-shirt yarn. Di awal, Mba Lusi dari Tie A Knot bercerita soal proses produksi T-shirt yarn dan hasil kreasi produk yang bisa dibuat menggunakan material ini. Ia juga memperkenalkan karakteristik benang bahan kaos juga berbagi teknik dasar crochet. Setiap peserta belajar mengaplikasikan chain stitch, single crochet, increase stitch, slip stitch, dan cara mengganti warna benang.

Selanjutnya, Mba Lusi mulai mengajarkan pola planters cover dan cara membaca simbol-simbol di dalam pola tersebut. Senang sekali melihat peserta mencoba berbagai teknik, dan tidak menyerah walaupun harus membredel rajutannya berkali-kali.

living-loving-hooked-happy8

living-loving-hooked-happy10

living-loving-hooked-happy26

Bagi yang belum pernah membuat crochet sama sekali, awalnya mungkin merasa terintimidasi karena terkesan rumit. Tapi ternyata bila sembari melakukan, crochet tidak semenakutkan itu. Satu hal yang terasa, gerakan repetitif yang dilakukan saat merajut ini ternyata memberi efek teurapetik. Now we know why people said crochet or knitting can reduce stress.

Di kelas kali ini, para peserta merajut sambil menikmati suguhan camilan dari Happy Foods catering dan minuman hangat dari Nescafe Dolce Gusto. Di akhir acara, beberapa peserta yang beruntung mendapatkan door prize berupa produk dari Arterous. Yang lain, bukan berarti pulang dengan tangan kosong, karena setiap peserta bisa memilih satu pot sukulen dari Lots of Flowers untuk mengisi planters cover yang sudah mereka buat.

living-loving-hooked-happy12

img_5151

living-loving-hooked-happy5

living-loving-hooked-happy4

Setelah Hooked and Happy bersama Tie-A-Knot, berikutnya ada Blogworthy with Living Loving and Andra Alodita yang berlangsung pada 5 Desember 2016. Senang rasanya karena ternyata respons yang datang untuk mengikuti kelas ini cukup banyak. Tiket untuk kedua sesi workshop terjual habis. Pesertanya pun datang dari berbagai profesi, mulai dari ibu rumah tangga, psikolog, guru bahasa Inggris, hingga pengacara. Dari sebelum kelas dimulai, para peserta sudah asik ngobrol sambil menyesap minuman hangat dari Dolce Gusto dan camilan dari Happy Foods Catering, berupa Smoked Salmon Pesto Canape dan Mango Pudding. Nyam!

living-loving-blogworthy-19

living-loving-blogworthy-1

Nike dan Miranti membuka pertemuan dengan mengenalkan secara singkat latar belakang blog Living Loving. Keduanya berbagi cerita tentang awal mula Living Loving empat tahun lalu. Menulis sudah menjadi hobi Nike dan Miranti sejak kecil. Nike bahkan membawa satu jurnal berisi tulisannya saat SMA yang dikemas dalam folder bersampul U2. Hihi.. Ya, menulis tentang hal yang disukai memang salah satu hal yang jadi alasan Miranti dan Nike menjalankan Living Loving. Pada intinya, mereka merasa membuat konten yang ditulis pakai hati itu penting banget.

living-loving-blogworthy-18

living-loving-blogworthy-7

living-loving-blogworthy-4

Selain Nike dan Miranti, satu orang teman yang ikut berbagi hari itu adalah Andra Alodita—ibu rumah tangga yang semula berprofesi sebagai fotografer. Kalau Nike dan Miranti gemar menulis dari kecil, Andra justru merasa tidak bisa menulis. Tapi itu tak menghalanginya nge-blog.

Pada kesempatan itu, Andra tidak hanya cerita soal pengalamannya nge-blog, tapi juga berbagi tips untuk menjalankan blog secara efektif, dan bagaimana mencari inspirasi untuk bahan menulis blogpost. Andra berbagi creative habit yang biasa ia lakukan sehari-hari, salah satunya adalah kebiasaan menulis jurnal setiap pagi. Hmm, kami jadi teringat dengan kelas journaling bersama Lala Bohang beberapa waktu lalu.

living-loving-blogworthy-2

living-loving-blogworthy-16

Dari semua hal yang peserta kerjakan hari itu, mulai dari menentukan tema untuk blognya, memetakan isi blog, hingga merancang ide untuk blogpost, satu hal yang bisa ditarik sebagai pelajaran adalah bahwa setiap orang merupakan pribadi yang unik. Jangan takut untuk membagi ide dan isi pikiran, sesederhana apapun itu. Karena apa pun yang kita bagikan di blog pasti ada manfaatnya bagi orang lain.

Satu lagi yang penting, kalau memang ada rencana untuk membuat blog, jangan pernah menunda atau menunggu hingga semuanya sempurna. Lakukan sekarang! Karena kalau menunda hingga mendapat waktu yang tepat, atau mencari nama atau judul yang pas, akhirnya bisa berujung pada tidak melakukan apa-apa sama sekali.

living-loving-blogworthy-12

living-loving-blogworthy-20

Nah, dengan berakhirnya sesi kedua Blogworthy, berakhir pula rangkaian Living Loving Creative Session: A Cup of Life with Nescafe Dolce Gusto. Senang sekali rasanya bisa bertemu banyak teman baru dan berkreasi bersama. Terima kasih kepada semua narasumber yang sudah membantu: Lala Bohang, Kania dan Anya dari Kar Jewellery, Lusiana Lumanau dari Tie A Knot, dan Andra Alodita.

Terima kasih pula kepada pendukung utama acara ini, Nescafe Dolce Gusto (we’re still hoping  for you guys to re-launch the caramel machiato capsules.. Hehe). Juga, kepada partner pendukung: Style & Decor Magazine, Bobobobo, Happy Foods Catering, Lots of Flowers, Kamala Studio, dan Arterous. Foto-foto dari keempat kelas Creative Session bisa dilihat di Facebook Page Living Loving.

*foto event Hooked & Happy dan Blogworthy oleh: Kamala Studio


ABOUT CONTRIBUTOR
Fifi Juliana, 33 tahun. Sempat bekerja di majalah Martha Stewart Living Indonesia selama 5 tahun, kini kegiatan ibu satu putri ini berputar pada kegiatan antar-jemput anak sekolah sambil menulis lepas, membuat prakarya, dan membaca buku sastra kesukaannya.


RELATED POST

  1. ernykurnia

    7 December

    Kak Nike dan Miranti, kapan acara semacam ini diadakan di Jogja. Aku masih belum bisa move on nih dari acara kalian di Lokal Cafe bulan Oktober lalu :))

  2. Inayah

    8 December

    next workshop harus ikut. aku baru nengok ke blog ini. duuhh ademmm..kayak kalau stalk feed IG nya kak.

  3. happy to join this event, kapan2 kalau ada creative session lg pengen ikutan ahh. thank you kak nike, kak miranti, kak alo dan semuanya :*

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER