READING

MENENUN BERSAMA LAGI DI KUALA LUMPUR

MENENUN BERSAMA LAGI DI KUALA LUMPUR

Saat pertama memulai weaving, saya benar-benar nggak pernah terpikir lho kalau kerajinan tangan pertama yang saya dalami ini bisa bikin saya ke tempat baru dan ketemu dengan banyak teman. Salah satunya akhir pekan lalu, saya ke Snackfood, Kuala Lumpur untuk kedua kalinya dengan tujuan yang sama. Berbagi apa yang saya tahu tentang weaving dan bertemu dengan teman-teman baru.

2013 lalu, saat saya tertarik mencoba weaving. Tujuan saya cuma satu, saya ingin punya woven wall hanging cantik yang bisa menghias rumah. Saya nggak pernah melihat diri saya sebagai orang yang crafty. Apalagi kalau dibandingkan dengan Miranti yang memang terampil sejak kecil. Saya termasuk tipe orang yang suka dengan barang-barang handmade namun hanya sebatas suka dan jika memungkinkan ya tentu membelinya. Nggak pernah terlintas deh di pikiran saya kalau saya bisa membuat prakarya dengan dua tangan saya sendiri dan diapresiasi orang. Jadi, saat saya memulai weaving…nggak ada tujuan lain selain untuk memuaskan diri sendiri.

Begitu juga dengan mengajar. Meski banyak orang di keluarga besar Ibu saya itu guru, saya sih tahu banget saya cemen banget kalau sudah urusan ngomong di depan banyak orang. Makanya cita-cita saya, meski berganti beberapa kali, ya harus belakang layar. Buat saya, setiap orang punya peran  dan peran saya udah pasti ngurusin konsep atau perintilan. Pokoknya bukan peran yang harus dilihat banyak orang. Makanya, keputusan bikin weaving workshop untuk berbagi tehnik dasar dan tips weaving dengan banyak orang itu sebenarnya bukan sesuatu yang mudah buat saya. Apalagi bayangin kalau saya nggak cuma ngajarin mereka yang di sekitar saya saja. Tapi memang, nggak ada yang mengalahkan pengalaman datang ke tempat baru dan rasa senang ketemu dengan banyak teman-teman dari berbagai latar belakang dengan cerita yang berbeda. Seperti akhir pekan lalu di Snackfood, Kuala Lumpur.

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

Ini kedua kalinya saya mampir ke Kuala Lumpur untuk weaving workshop. Saya mengajar 3 sesi di hari Sabtu dan Minggu. Saat ini saya lebih santai dibanding saat saya pertama kali di Snackfood Maret lalu di mana itu pertama kali saya mengajar dalam Bahasa Inggris. Trus saya juga datang bersama Kitty, jadi lebih tenang rasanya kalau ada teman. Untungnya selama ini ada Adeline, Yeng tim dari Snackfood yang super ramah dan sangat membantu. Bahkan mereka sampai tahu banget kalau setiap workshop saya nggak boleh berhenti ngemil karena kalau nggak saya suka lemas. Haha. Thank you so much you guys! And thanks to Amazing Graze for providing us the healthy and yummy snacks. 

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

Oya, selain itu saya juga senang sekali bisa ketemu dengan salah satu blogger favorit saya dan Miranti, Amy Ng. Blog milik Amy, Pikaland, jadi salah satu blog yang kami jadikan referensi saat baru memulai Living Loving. Kaget dan senang deh waktu tau ternyata Amy adalah salah satu peserta workshop. Akhirnya kami jadi banyak ngobrol tentang blogging dan bagaimana menjalani bisnis kreatif. Selain itu juga ada Chia, desainer di balik brand perhiasan bergaya modern The Straits Finery yang akhirnya malah banyak berbagi cerita tentang gimana menjadi Ibu yang juga menjalani bisnis. It really was fascinating to find out that no matter where we are, we are probably facing the similar issues and challenges. 

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

Snackfood sendiri salah satu toko favorit saya sepanjang masa. Seperti tagline-nya, collector of happy things. Snackfood is indeed bring the happiness (and childhood memories) in you. Snackfood bukan seperti toko lain, sedikit mengingatkan saya dengan ak.sa.’ra namun dengan pendekatan personal yang kental ditambah berbagai barang vintage. Snackfood is quirky, warm and beautiful with all those unpredictable details. Kitty sendiri jadi saksi bagaimana menyenangkannya toko ini, karena dia menemukan banyak barang yang sudah lama ia inginkan di sini. Jadi, selama saya workshop, Kitty sibuk mengisi “keranjang belanjaan”.

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima

event-weaving-session-snackfood-kuala-lumpur-living-loving-nike-prima
Thanks again Adeline and Snackfood team! Ditunggu kedatangan kalian di Jakarta. Xx

ps: more photos on our Living Loving Facebook


Simple, functional, modern, in love with details. Nike menghabiskan masa kecilnya di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara, membuatnya merasa berbeda sejak kembali tinggal di Jakarta dan suka menikmati tempat baru. Mulai blogging sejak tahun 2000, bahkan ketika istilah blog belum ada. Ketertarikannya akan dunia media dan kreatif sudah ada sejak masih sekolah. Sebelum menjalankan Living Loving, Nike bekerja selama 7,5 tahun di industri media, kreatif dan digital. Kamu bisa melihat dan menyapanya juga di Instagram (@nikeprima) dan nike (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER