TIPS: CERMAT MEMILIH AIRBNB

Bicara soal memilih tempat menginap, saat ini banyak perangkat yang bisa kita manfaatkan secara online untuk pencarian. Salah satunya, Airbnb, marketplace berbasis komunitas yang menawarkan pilihan akomodasi unik di berbagai belahan dunia. Kalau kamu tipe orang yang mengejar pengalaman berbeda, Airbnb nggak hanya memungkinkan untuk merasakan pengalaman unik dibandingkan dengan menginap di hotel konvensional pada umumnya, tapi juga memungkinkan kita dapat teman baru. Baik itu host-nya, atau sesama traveler yang menginap di rumah yang sama. Miranti dan Nike pun pernah menggunakan Airbnb saat traveling ke luar negeri.

Namun, meskipun Airbnb itu seru dan (biasanya) lebih ekonomis. Mekanisme Airbnb itu jelas berbeda dengan website seperti Agoda atau Booking. Nah, gimana caranya dan apa saja tipsnya supaya nggak dapat pengalaman “beli kucing dalam karung”? Kami mengajak tiga teman kami berbagi cerita tentang pengalaman mereka dalam memilih Airbnb.

Setiap orang punya kondisi dan metode yang berbeda saat traveling. Traveling sendiri tentu beda, ya, dengan membawa keluarga. Itu kenapa kami mengajak tiga teman dengan kondisi dan metode traveling yang berbeda, yaitu Astri Apriyani yang belum menikah dan biasa traveling sendiri atau sama teman-teman, Bintang Mahacakrie yang sudah menikah dan memang hobi traveling baik sendiri atau bersama pasangan, dan Rianda Paramita yang sudah menikah dengan satu anak balita.

Astri Apriyani
Apa, sih alasan kamu kamu memakai jasa Airbnb untuk mencari penginapan?
Aku nggak melulu pake Airbnb, sih, kadang-kadang juga hotel biasa. Cuma beberapa kali pake Airbnb karena lebih privat, interiornya lucu, dan homey. Harganya juga kerapkali affordable, dibanding hotel dengan fasilitas yang sama.

Apa rekomendasi dan kenyataan di lokasi sesuai dengan harapan?
Sejauh yang aku coba, selalu sesuai dengan ekspektasi. Karena, ya, itu, hati-hati ngecek detail dari Airbnb dan fasilitas yang diberikan sedari awal. Waktu di Reykjavik, Iceland, aku dapet apartemen dengan fasilitas lengkap (sampai dapur sendiri) dengan harga terjangkau. Plus, bisa cuma jalan kaki ke beberapa spot ikonik di kota itu. Nice banget.

Tips dari Astri:
– Hati-hati dan harus detail melihat fasilitas-fasilitas yang diberikan
Aware dengan lokasi serta rules yang diberikan oleh Airbnb tertentu. Kadang-kadang kan kita malas baca uraian yang ada di web. Asal booking, tapi lalu kecewa. Padahal salah sendiri, karena nggak teliti baca.

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-bintang-mahacakrie-jungle-room-1

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-bintang-mahacakrie-jungle-room-2

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-bintang-mahacakrie-jungle-room-5

Bintang Mahacakrie
Apa alasan kamu memakai jasa Airbnb untuk mencari penginapan?
Sebenernya Airbnb nggak jadi yang utama juga dalam hal nyari penginapan, sebagai alternatif lain aja. Jadi, biasanya aku tetep cari hotel dan Airbnb. Kalo hotel nggak ada yang sreg, baru nyoba Airbnb, dan sebaliknya. Banyak faktor yang jadi pertimbangan juga, kayak harga dan lokasi. Nah, kalo Airbnb itu menurut aku unggul di interior, dekorasi, dan the feeling of being home on your own (karena mostly aku booking-nya yang “entire home”).

Apa rekomendasi dan kenyataan di lokasi sesuai dengan harapan?
Sejauh ini masih tolerable. Mungkin karena aku juga orangnya detail banget. Kalo si Airbnb ini review-nya ada 100, ya aku bacain semua. Tujuannya supaya nggak over expectation. Pengalaman yang memorable buat aku bisa jadi nggak seru buat orang lain, sih. Jadi, karena aku orangnya suka puzzle dan teka-teki, plus suka baca maps juga, aku paling seneng pas ngikutin direction ke Airbnb yang aku sewa. Feeling-nya tuh kayak lagi treasure hunt; mesti cari jalan sendiri, liat sekeliling, sampe nemu mailbox pake kode rahasia dan di dalemnya ada kunci rumah. Hehehe. Seru aja gitu, ada challenge-nya, nggak kayak kalo nginep di hotel. Belom lagi tiap rumah ada rules-nya. Jadi sekalian belajar budaya si host-nya juga. Kayak di Jepang, aku pernah nginep di rumah tradisional yang rules buang sampahnya ribet banget! Botol mesti dicuci, lah, tempat sampah ada 3 macem, lah, dan ada jadwal buang sampah organik kapan, non organik kapan.

Tips dari Bintang:
Spare time banyak buat research. Bener-bener bacain detail dan review.
– Manfaatin feature “wishlist” buat mempermudah pencarian. Buat yang suka bersosialisasi, bisa cari yang “private room” karena bakal tinggal bareng host-nya. Kalo yang pengen private, book “entire home”.
– Googling “unique airbnb” buat yang mau stay di tempat-tempat aneh.

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-bintang-mahacakrie-sun-surf-stay-1

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-bintang-mahacakrie-sun-surf-stay-2

Rianda Paramita
Apa sih alasan kamu memakai jasa Airbnb untuk mencari penginapan?
Tentunya biar bisa lebih hemat dibanding menginap di hotel. Alokasi budget bisa dipakai untuk yang lain, seperti makan, belanja, mengunjungi tempat wisata, dll. Apalagi, kami tipe yang kalau liburan at least 10-14 hari biar nggak telalu tight jadwalnya. Jadi, bisa take it slow and experiencing how to be the locals. Berasa banget kalo 2 minggu nginep di hotel. Haha.

Apa rekomendasi dan kenyataan di lokasi sesuai dengan harapan?
So far, ya, nggak beda jauh. Paling ternyata agak kecil dibanding di foto yang dicantumkan di website (tertipu kamera wide. Hehe). But it’s ok yang penting rumah masih dalam keadaan bersih dan terawat. Pengalaman kami menggunakan Airbnb, selain rumahnya bersih, ada washer-dryer. Dryer itu nolong banget, terutama pas winter. Nggak kebayang kalo harus jemur baju. Udah gitu, perlengkapan dapur lengkap banget, termasuk disediain minyak, butter, bumbu-bumbu, mi instan. Bahkan di suatu malam yang sangat dingin, kami tiba-tiba kepikiran hot chocolate. Pas buka lemari dapur, ternyata ada! Waktu kita mau masak steak pun tiba-tiba nemu aluminium foil! Magic! Haha. Dan yg lebih menyenangkan lagi, anak saya disediain 1 box besar isi mainan termasuk di dalamnya kostum-kostum princess. Best host ever!

Tips dari Rianda:
Good communication with hosts. Sebaiknya, apa yang kita butuhkan untuk ada di rumah itu, kita konfirmasikan ke host sebelumnya melalui fitur “chat”. Biasanya, Rianda memilih rumah yang sudah menyediakan washer + dryer supaya tidak harus bawa baju banyak. Space bisa dipakai untuk oleh-oleh dan belanjaan selama di sana. Dia juga minta disediakan deterjen dan sabun cuci piring. Selain itu, karena biasanya pergi membawa keluarga, dia minta disediakan fresh linens, handuk, sabun, shampo, bahkan body lotion. Kalau Airbnb yang disewa memiliki dapur, pilih yang sudah dilengkapi dengan alat masak dan alat makan. Kalau bisa, sampai minyak dan bumbu-bumbu sederhana pun ada.
– Kalau travelling sama anak, saat searching jangan lupa gunakan fitur “filter” dan centang bagian amenities “family/kids friendly”. Ini penting karena tidak semua host menerima anak-anak untuk tinggal di rumahnya. Beberapa bahkan punya kebijakan maksimal 2 orang dalam 1 kamar. Jadi, pastikan semua sudah jelas sebelum “complete booking”. Kalau tidak, misalnya ada masalah dan mau “cancel booking”, kita tidak akan dapet full refund. Kita harus merelakan service fee sekitar 50-100 dollar hangus. Lumayan, ‘kan?

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-rianda-paramita-1

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-rianda-paramita-4

travel-tips-memilih-airbnb-livingloving-rianda-paramita-3

Kalau membaca cerita dan tips Astri, Bintang, dan Nanda, jelas kita bisa simpulkan kalau dalam memilih Airbnb itu kita harus teliti dan rajin membaca semua info yang disampaikan. Nike dan Miranti juga ingin  menambahkan beberapa tips berdasarkan pengalaman mereka menggunakan Airbnb.

– Cermat memilih lokasi. Apakah Airbnb-nya dekat dengan fasilitas kendaraan umum (jika kamu pakai kendaraan umum)? Apakah di sekitarnya ada fasilitas yang biasa dibutuhkan saat traveling? Misalnya mini market atau restoran. Cara paling mudah untuk memastikan ini adalah dengan menggunakan Google Maps. Ini juga sangat membantu proses menyusun itinerary.
– Kalau kamu memilih apartemen, perhatikan lokasinya ada di lantai berapa. Kalau membawa anak kecil, tentu harus pastikan akses jendela dan balkon aman. Kalau kamu termasuk yang deg-degan kalau di tempat tinggi, kan jadinya tegang juga kalau ternyata harus tinggal di apartemen lantai 40.

Selamat berburu Airbnb! Kalau kamu punya tips atau justru punya rekomendasi Airbnb yang sudah kamu coba, boleh juga, lho, dibagi infonya di sini.

Keterangan foto:
1-3 (Jungle Room), Bali
4-5 (The Sun & Surf Stay), Bali
Photo by: Bintang Mahacakrie

6-8 (Flat host by Emma), Perth
Photo by: Rianda Paramita


Fifi Juliana, 33 tahun. Sempat bekerja di majalah Martha Stewart Living Indonesia selama 5 tahun, kini kegiatan ibu satu putri ini berputar pada kegiatan antar-jemput anak sekolah sambil menulis lepas, membuat prakarya, dan membaca buku sastra kesukaannya.


RELATED POST

  1. ernykurnia

    31 October

    Ahh ini tips berguna banget! Thanks for sharing :D

  2. Jalan2Liburan

    1 November

    Suka banget sama AirBnB, harga dan kualitas bersaing, yg paling utama sih bisa interaksi dengan pemiliknya yang biasanya adalah orang lokal, kerap kali dapat insight juga dari mereka seperti rekomendasi restoran langganan mereka misalnya.

    • Nike Prima

      2 November

      setuju banget. salah satu enaknya adalah bisa dapat rekomendasi resto, supermarket sampai tempat wisata. bisa nanya kebiasaan orang lokal juga, dan senengnya kita jadi dapet teman baru. :D

  3. […] Setelah berjam-jam larut dalam keseruan milih-milih diseling berkhayal, saya mengajukan 3 pilihan tempat ke Nike: satu hotel dengan interior minimalis hitam-putih, satu airbnb dengan desain ala Kinfolk, dan satu airbnb dengan desain gaya Danish. Saya sendiri sebenarnya memang paling suka dengan yang Danish Shophouse, ternyata Nike pun sama! Biar sesekali geng Living Loving lebih berwarna gituh. Dan ibarat jargon andalan salah satu tempat pizza: Airbnb ini adalah pilihan yang tepat sekali, kakak! Kunci dapat airbnb yang tepat adalah membaca dengan seksama keterangan di halaman unit masing-masing, juga review para tamu yang pernah menginap di situ. Beberapa waktu lalu, Nike juga pernah berbagi tips cermat memilih airbnb. […]

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER