READING

WE LOVE: JAPAN HOME RENOVATION TV SHOW

WE LOVE: JAPAN HOME RENOVATION TV SHOW

Kalau lagi ada waktu luang, ada kalanya saya nggak ingin pergi ke luar dan lebih memilih untuk santai saja di rumah. Bisa main sama Bya, browsing Pinterest, bebikinan, atau nonton. Tapi saya sudah jarang menyaksikan acara TV lokal. Lebih sering nonton program di TV kabel atau nonton DVD. Kalau TV kabel lagi nggak dimonopoli Bya dengan Disney Junior, saya suka menonton acara memasak, serial investigasi, atau seputar dekorasi rumah. Salah satu yang jadi favorit saya adalah program TV yang bercerita seputar proses renovasi rumah di Jepang.

Nama acaranya adalah Before After, saya biasa nonton di channel Li di First Media. Acara ini dimulai dengan sekelompok panelis yang mengomentari permasalahan terkait struktur bangunan dan tata letak yang dialami oleh seorang pemilik rumah. Kasusnya macam-macam, ada yang rumahnya bekas toko jadi ruangan di dalamnya bersekat-sekat. Ada juga yang rumahnya terlalu sempit padahal istrinya akan segera melahirkan. Sebagian besar sih sepertinya juga bermasalah dengan ruang penyimpanan yang tak memadai.

Setelah itu akan didatangkan seorang arsitek profesional yang mereka sebut Takumi, atau grand master. Mereka “ditantang” untuk bisa merenovasi rumah sesuai dengan kebutuhan pemiliknya, dengan budget minimal. Nah ini dia bagian paling menyenangkan, karena bisa melihat bagaimana para ahli desain bisa mengeksplorasi ruang agar lebih efisien, tapi dalam budget terbatas.

Yang saya suka dari program ini, selain senang melihat gaya desain ala Jepang, adalah ide pemanfaatan ruangnya. Setiap master bukan hanya memikirkan ide layout ruangan, tapi juga harus kreatif menciptakan fitur penyimpanan custom atau furnitur multifungsi. Salah satu favorit saya adala ruang penyimpanan yang berbentuk seperti peg board raksasa dan bisa digunakan untuk menyimpan sepatu, peralatan menukang, hingga sepeda! Pintarnya lagi, konfigurasinya bisa diubah-ubah hanya dengan memindahkan pasak ke dalam lubang-lubang yang tersedia.

Selain Before After, di Li TV juga ada House Paradise, salah satu program TV Jepang yang sudah ada sejak tahun 1989. Acara ini dipandu oleh Atsushi Watanabe, seorang aktor senior di Jepang. Dia akan mendatangi rumah-rumah di Jepang yang memiliki gaya desain unik dan mencerminkan karakter pribadi pemiliknya.

Program Before After dan House Paradise ini termasuk bagian dari program TV Wakuwaku Japan. Setahu saya tersedia juga di provider lain seperti Indovision tapi kurang tahu soal jadwal tayangnya. Ada beberapa episode juga yang diupload ke Youtube. Untuk Before After bisa coba search dengan keyword “Before After Japan House Renovation” atau “That’s a Dramatic Change Japan”. Untuk House Paradise bisa coba search dengan keyword “House Paradise Japan” atau “Tatemono Tanbou”.

Sayang foto-foto rumah yang ada di website resminya tidak terlalu jelas. Jadi beberapa gambar harus saya screencaps dari video. BTapi saya tetap merekomendasikan kedua program ini untuk mereka yang punya rencana merenovasi rumah atau sekadar ingin menata ulang rumahnya. Menurut saya acara-acara ini menarik karena desain rumah benar-benar menyesuaikan kebutuhan sang pemilik. Beberapa inspirasi pun bisa kita terapkan di Indonesia. Kalau kamu sendiri gimana? Punya rekomendasi acara televisi yang menarik seputar home and living?

 


Penyuka craft yang lebih senang dapat voucher toko buku dibanding voucher baju. Ibu satu putri yang akrab dipanggil Mamir ini selalu sibuk cari inspirasi dekor atau palet warna di internet sambil menyantap segala macam penganan yang ada di studio Living Loving. Kamu bisa menyapa Mamir di akun Instagram-nya (@mamiraz) atau mengontaknya di miranti (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. fifijuliana

    23 August

    Aku juga aku juga.. haha.. ini tonton aku sama Mima banget.. yang paling ditunggu tuh kalo udah bagian after, trus mereka ngebuka laci-laci atau fitur-fitur alat rumah tangga yang tersembunyi gitu.. berdua Mima biasanya langsung “woooow” “waaa”. hahah.. norak.

    Selain program Jepang, acara renovasi yang sering kami tonton (kebanyakan emang di LiTV) itu Open House Overhaul atau A Bryk At A Time. Semuanya emang model renovasi renovasi gitu.. suka aja liat rumah yang tadinya gimana setelah dirapihin jadi gimana.. ikutan seneng kalo hasilnya ok.

    • Miranti

      23 August

      Iyaa..bagian penyimpanannya itu keren yaa. Bisa kepikiran gitu. A Bryk at A Time juga suka. Acara home decor di LiTV itu emang lumayan-lumayan yaa

  2. Erny Kurnia

    23 August

    Thanks for sharing Miranti. AKu juga suka banget sama desain rumah di Jepang. Karena mereka memanfaatkan lahan yang sempit. Jadi bisa banget dijadikan isnpirasi

    • Miranti

      23 August

      Iya bener banget, Mba. Apalagi kalau lagi episode rumah di Tokyo. Lahannya terbatas banget tapi bisa direnov jadi rumah yang terkesan lapang.

  3. Andrea Celine

    23 August

    Halo Mba! Senang banget ada yang bahas tentang dua acara TV Jepang favorit aku ini :) Selalu terkesan sama konsep dan pemikiran apalagi soal membangun rumah yang sesuai kebutuhan.

    • Miranti

      23 August

      Halo halo..iya bener, suka heran sendiri kok bisa kepikiran ide penyimpanannya ya.

  4. syifa fauziah

    24 August

    aku juga suka banget dan sering ngikutin acara ini. inspriratif banget.

  5. Dulu di LiTV juga ada House of Dreams Kak, dan aku tiap Kamis malam nongkrong depan TV nonton itu! Renovasi rumah ini juga challenging karena biasanya rumahnya letaknya di area slum atau rumah toko yang sempit, jadi inspirasi arsiteknya luar biasa bgt soal storage dan pemanfaatan space-nya bener2 maksimal. Sayang setelah 2 season aku ga tau apa lanjut tayang atau nggak :( tp aku juga suka bgt sih House Paradise! Rumah-rumahnya Muji-inspired banget hehe

    • Miranti

      28 August

      Oh ya? Wah coba nanti kami cek. LiTV lumayan menarik sih program-program home decornya. Thank you buat rekomendasinya ya.

  6. feriyadiramen

    27 August

    acara tv jepang selalu detail dan benar2 bersama para ahlinya :)

    • feriyadiramen

      27 August

      living loving bisa membahas toliet mini ala jepang? khususnya pemisahan antara toliet/closet dan shower room. Karena di Indonesia pada umumnya masih membuat dua fungsi tadi di dalam satu ruang toliet

      • Miranti

        28 August

        Wah, ide menarik. Kami catat dulu usulannya sekalian kumpulkan referensinya ya :)

  7. wibu garis keras

    20 May

    tapi itu siapa yang bayar ya biaya sebanyak itu? pemilik rumahnya sendiri?

Leave a Reply to feriyadiramen Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER