READING

HOMEKEEPING: FREKUENSI MEMBERSIHKAN RUMAH

HOMEKEEPING: FREKUENSI MEMBERSIHKAN RUMAH

Hai! Adakah yang punya masalah dengan bersih-bersih rumah di sini? Oh tenaang, kamu nggak sendirian… Saya yakin kalau rumah yang berantakan, kotor, berdebu atau kurang bersih, kemungkinan besar adalah masalah banyak orang dengan apapun kasus dan latar belakangnya.

Kasus itu maksudnya begini… Mau punya anak ataupun nggak, ada asisten rumah tangga ataupun nggak, mau sibuk kerja di luar ataupun kerja di rumah, masalah bersih-bersih rumah bisa jadi tetep jadi hal yang tricky.

Eh iya, bersih-bersih rumah yang dimaksud di atas itu bukan cuma soal ngepel dan nyapu ya… Tapi juga tentang disinfeksi atau upaya untuk membersihkan bakteri, kuman dan juga virus. Terutama di tempat atau benda yang sering bersentuhan dengan kita. Karena bakteri dan virus nggak punya kaki, mereka nggak bisa jalan dari satu tempat ke tempat lain. Biasanya mereka menempel pada debu untuk berpindah tempat. Setau saya mereka senang banget hidup di lingkungan yang lembap dan hangat, jadi semoga upaya membersihkan debu ini bisa minimalisasi perkembang-biakannya dan mereduksi efek buruknya.

Intinya, mungkin kegiatan bersih-bersih ini adalah salah satu hal penting yang kita semua mungkin peduli tapi mungkin (juga) belum banyak diantara kita yang senang melakukan atau belum pernah mencari tau triknya. Umumnya (termasuk saya), kita pengen yang mudah, cepat, nggak merepotkan dan effort yang dikeluarkan seminimal mungkin.

Untuk menjawab perasaan itu, (selain meminta bantuan cleaning service yang umumnya kita lakukan, hehe…) mungkin metode ini bisa membantu. Menurut saya, salah satu cara termudah untuk membersihkan rumah tanpa merasa kelabakan sendiri dengan waktu yang dihabiskan adalah dengan membagi pekerjaan rumah berdasarkan jadwal per hari, per minggu dan per bulan.

Tujuan utamanya supaya aksi ini bisa menjadi kebiasaan dan rutinitas ke depannya. Kalau sudah jadi rutinitas, nantinya akan lebih terbiasa dan mudah dilakukan, hehe… Tentu metode ini nggak harus dimulai dalam keadaan rumah yang rapi jali dan ideal kok, kita bisa mulai dalam keadaan seperti apapun. Berjalannya waktu, jika dikerjakan secara teratur pasti akan terlihat perbedaannya.

Cara mulainya adalah menulis list atau daftar dari semua pekerjaan yang biasa dikerjakan, lalu pertimbangkan, mana yang harus dilakukan sehari-hari dan mana yang bisa dilakukan reguler secara mingguan atau bulanan.

PER HARI
Hal-hal yang bisa masuk rutinitas harian ini biasanya cenderung yang ada di sekitar kita dan akrab dengan aktivitas kita sehari-hari. Umumnya ada di dapur, kamar tidur, ruang keluarga dan kamar mandi. Untuk mempermudah, saya beri contoh hal-hal yang biasa saya kerjakan per hari ya… Dan umumnya setiap kegiatan ini menghabiskan waktu 5-25 menit. Rasanya bukan waktu yang lama kalau dilakukan tanpa distraksi. 

Kegiatan-kegiatan ini bisa digeneralisasikan untuk dikerjakan di pagi atau malam hari sebelum tidur. Beberapa kegiatan bahkan bisa dikerjakan selagi mengerjakan hal lain seperti membersihkan botol sabun yang bleber selagi mandi. Bisa juga menyisihkan waktu sebentar sehabis mandi untuk menyikat kilat lantai kamar mandi atau ambil kotoran yang menyumbat area drainase. Pokoknya, yang tetap dirasa efektif di dalam menjalankan aktivitas kalian. Untuk saya yang bekerja di rumah, lebih senang ketika mengerjakan di pagi hari seperti langsung membereskan tempat tidur jadi seharian kondisi rumah sudah terlihat rapi.

Ada beberapa hal yang memang sebaiknya dikerjakan langsung… Contohnya kalau senasib sama saya yang rambutnya rontok, jangan lupa untuk langsung eksekusi si rambut rontok ini. Bisa diambil manual, bisa juga pakai vacuum kecil atau roller tape.

PER MINGGU
Nah, kalau untuk aktivitas bebersih per minggu ini mungkin butuh waktu sekitar 3-5 jam untuk melakukannya. Beberapa kegiatan juga dapat dilakukan secara berkala tergantung besaran rumah atau jumlah barang yang dimiliki, banyaknya anggota keluarga, kepiawaian bersih-bersih dan masih banyak lagi. Untuk saya dan suami yang memang jumlah pakaiannya sedikit, intensitas kami mencuci dan menyetrika baju pun nggak setiap hari. Kalau jumlah penghuni lebih banyak, mungkin kamu perlu mencuci baju setiap hari. Atau bila rumah dekat jalan raya yang mudah berdebu, mungkin kamu harus mengepel lantai lebih sering.

Beberapa kegiatan yang biasa saya lakukan setiap minggunya, yang bisa saya rekomendasikan tergambar dalam ilustrasi Puty Puar di bawah ini.

Tentu rutinitas ini bisa banget dilakukan secara paralel dan dibantu oleh anggota keluarga lain. Tapi, bersih-bersih bersama anggota keluarga lain juga nggak menjamin bisa mempersingkat waktu pelaksanaan atau menjadikan keadaan lebih bersih. Kenapa? Karena umumnya suami dan anak bisa jadi punya standarisasi yang berbeda soal kebersihan.

Tapi di luar itu, menurut saya ini baik untuk membuat kita membiasakan teamwork dan menumbuhkan tanggung jawab bersama. Juga saran saya, walaupun weekend ini waktu yang tepat untuk bersihin rumah tapi jangan sampai bablas mengambil waktu terlalu banyak ya! Supaya sisa waktunya masih cukup untuk bisa dinikmati bersama keluarga, hehe…

PER BULAN
Untuk rutinitas bebersih per bulan umumnya berhubungan dengan area outdoor atau hal-hal yang nggak selalu dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Hal-hal yang ditulis di atas ini tentu hanya gambaran, ya! Kegiatan dan kebiasaan di setiap rumah bisa jadi beragam dan berbeda. Menurut saya nggak apa-apa kok, malah semakin detail dan personal akan semakin mempermudah eksekusinya juga.

Jadi, selamat bersih-bersih ya semuanyaa!

*Ilustrasi oleh Puty Puar. 28 tahun. Mantan penjaga sumur pengeboran, ilustrator, dan penulis lepas yang juga merintis label ‘Fat Bunny’. Ibu satu anak. Penyuka makanan dengan saos kacang. Blognya bisa diakses di byputy.com.


Si ibu rapi yang selalu punya cara untuk menjaga rumahnya tetap terorganisir. Atit berbagi ide dan inspirasi penataan di rubrik Organizing Series, juga resep simpel dan tips Homekeeping.

RELATED POST

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER