Renovasi Rumah 4 Lantai Untuk Anak-Anak Ringgo dan Sabai

Bagi Ringgo Agus Rahman dan Sabai Dieter, rumah bukan sekadar tempat tinggal tapi ruang nyaman dan menyenangkan terutama untuk anak-anak mereka, Bjorka dan Mars. Proses renovasi rumah di lahan berundak seluas 200 meter persegi ini dikerjakan bersama Azhari Nurrakhman dari FUWODE sebagai arsitek dan Kasaka Project sebagai desainer interior yang menghasikan rumah empat lantai seluas 494 meter persegi termasuk rubanah.

Di lokasi ini berdiri rumah lama Ringgo dan Sabai yang sudah dimiliki bahkan sejak Ringgo masih sendiri. Setelah berkeluarga, Ringgo dan Sabai menyadari kebutuhan terhadap rumah yang mulai berkembang seiring dengan pertumbuhan kedua anak mereka, Bjorka dan Mars. Ringgo sendiri menyampaikan pada arsitek bahwa ia ingin menempati rumah ini bahkan sampai hari tuanya. Keinginan tersebut pun direspon oleh Azhari sebagai arsitek dengan usulan untuk merobohkan total bangunan rumah lama baru kemudian dibangun ulang dengan pembagian area yang dipikirkan matang-matang sehingga rumah ini tidak butuh penyesuaian apapun lagi hingga puluhan tahun mendatang.

Dalam proses renovasi tersebut, Ringgo dan Sabai juga memulai diskusi dengan tim desainer interior dari Kasaka Project untuk mengisi rumah ini. Dalam Design Talk “Design that Feels Like You” yang diselenggarakan Jakarta Interior Design Festival 2025 oleh HDII DKI Jakarta (18/10), Shella Vitayala, Pendiri sekaligus Desainer Interior dari Kasaka menyampaikan metode yang mereka gunakan dalam proses mendesain yaitu dengan mendengar langsung cerita dari Ringgo dan Sabai, mengamati kebiasaan mereka, sampai akhirnya proses eksekusi untuk menghasilkan desain matang yang lahir dari kolaborasi desainer dan pemilik rumahnya.

Di acara yang sama, Ringgo juga cerita bahwa dalam proses diskusi dengan tim Kasaka, ia berpesan “Ini kan gue punya anak dua. Rumah ini pasti berantakan karena gue nggak akan melarang anak gue untuk berantakan, main dengan mainan yang mereka mau, silakan coret apapun yang mereka mau, toh bisa dirapihin lagi. Gimana caranya ya supaya tetep keliatan enak dilihat?”. Dari kebutuhan tersebut, desainer interior merespon dengan membuat built-in storage yang selebar dan setinggi ruangan juga berbagai tempat penyimpanan mainan di area utama lantai 1 yang selalu digunakan anak-anak untuk bermain, menonton TV dan menghabiskan waktu di rumah.

Ringgo dan Sabai juga selalu menyebutkan bahwa rumah ini adalah rumahnya anak-anak. Semua keputusan terkait renovasi rumah ini selalu melibatkan pendapat dan keinginan anak-anak mereka. Bjorka dan Mars selalu ditanyai keinginannya terkait warna, penempatan mainan, bahkan apa yang mereka harapkan ada di rumahnya. Seperti misalnya konsep kamar masing-masing dengan bunk bed untuk Mars dan tempat tidur dengan perosotan untuk Bjorka, brakiasi di area utama rumah, dan kolam renang yang secara khusus mereka minta pada Ringgo dan Sabai.

Kini, rumah empat lantai milik Ringgo dan Sabai tinggal bersama anak-anak mereka, Bjorka dan Mars yang bisa beraktivitas dan bermain dengan nyaman sebagai anak-anak yang didengarkan dan dilibatkan langsung di rumah mereka sendiri.

Nonton video lengkap Main ke Rumah Ringgo dan Sabai di YouTube Livinglovingnet.

From a die-hard fan to a creative force at Living Loving, Caroline thrives in design, crafting visuals and words into engaging, heartfelt content fueled by Lemper Holland Bakery and Es Kopi Susu Little Contrast.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.