
Kalau soal rumah, mana yang lebih dulu jadi prioritas: aman atau nyaman?
Pertanyaan itu mungkin terdengar sederhana, tetapi keduanya sebenarnya tidak bisa dipisahkan. Rumah yang nyaman belum tentu benar-benar aman buat penghuninya. Sementara rumah yang aman juga baru benar-benar berfungsi ketika mendukung aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Ini yang kami obrolin di dua sesi #LLtalk House 101 yang diadakan bersama Schneider Electric di IndoBuildTech 2026, Sabtu, 11 Juli 2026.

Dipandu oleh Co-Founders Living Loving, Nike Prima dan Miranti Andi Kasim, LLtalk kali ini mengajak Kartika Putri dari Studio Marka dan Novriansyah Yakub dari Atelier Riri, kedua sesi ini mengajak peserta melihat rumah dari sudut pandang yang berbeda. Bukan hanya sebagai ruangan yang visually pleasing, tetapi juga sebagai tempat yang dirancang untuk menemani keseharian penghuninya. Sebagai bagian dari community activation Living Loving, sesi ini diikuti oleh komunitas home living yang diundang langsung oleh Living Loving, khususnya para homeowner.
Details You Don’t Notice—That Make a House a Home
Lewat detail-detail yang membentuk kebiasaan baik di rumah, Putri membuka sesi pertama dengan membahas bagaimana desain interior bukan hanya soal dekorasi. Seperti hal yang membuat kita spontan berkata, “Rumah ini enak, ya,” tanpa benar-benar tahu alasannya.
Menurut Putri, selain proporsi ruang, pencahayaan, dan material, justru detail-detail teknis yang tidak langsung terlihat punya peran krusial di rumah. Mulai dari titik saklar, stop kontak, hingga handle pintu yang memiliki intensitas penggunaan tinggi dan berkaitan langsung dengan utilitas maupun sirkulasi.

Selain membahas penempatannya yang berkaitan erat dengan aktivitas sehari-hari di rumah, Putri juga berbagi insight bahwa pemilihan saklar kini sudah mulai masuk ke material board sejak tahap awal desain. Jadi bukan hanya fungsi yang dipertimbangkan, tetapi juga tampilan visualnya. Tren ini kemudian dibaca dan dijawab oleh Schneider Electric melalui dua produk unggulannya, AvatarOn dan Vivace E.
Dengan beragam pilihan warna, finishing, dan desain yang dapat disesuaikan dengan karakter ruang, perlengkapan listrik kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai utilitas, tetapi juga menjadi bagian dari detail interior yang melengkapi identitas sebuah rumah. Seperti koleksi Vivace E yang hadir dengan desain minimalis dan pilihan warna yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior, serta AvatarOn yang menawarkan opsi custom cover sehingga homeowner maupun desainer dapat menyesuaikan tampilan saklar dengan warna, material, atau karakter ruang.


Safety by Design
Melanjutkan obrolan tentang desain, Novriansyah Yakub atau yang akrab disapa Riri mengajak peserta melihat rumah dari sisi lain yang sering luput dari perhatian: bagaimana keputusan desain sejak awal dapat memengaruhi keamanan rumah dalam jangka panjang.
Menurutnya, tugas arsitek bukan hanya menciptakan rumah yang indah, tetapi juga menerjemahkan kebutuhan penghuni menjadi ruang yang aman, nyaman, dan siap mengikuti perubahan gaya hidup. Seiring bertambahnya perangkat elektronik, berkembangnya teknologi rumah pintar, hingga hadirnya kendaraan listrik, kebutuhan instalasi listrik pun ikut berubah.
Karena itu, aspek seperti penempatan titik listrik, pembagian sirkuit, hingga koordinasi dengan perencana sistem kelistrikan menjadi bagian penting dari proses desain, bukan keputusan yang diambil ketika rumah hampir selesai dibangun.

Melengkapi perspektif tersebut, Schneider Electric membagikan pentingnya memilih sistem dan perlengkapan listrik yang tidak hanya mendukung estetika, tetapi juga memenuhi aspek keamanan. Mulai dari penggunaan material berkualitas, standar proteksi yang tepat, hingga pemilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan setiap ruang—sebuah prinsip bahwa keselamatan terbaik adalah yang sudah direncanakan sejak awal.
Dari sesi ini, kami jadi lebih paham bahwa sistem kelistrikan rumah terdiri dari beberapa lapisan perlindungan yang memiliki fungsi berbeda. Ada MCB yang berfungsi memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting, RCCB (Residual Current Circuit Breaker) yang membantu melindungi penghuni dari risiko sengatan listrik dengan mendeteksi kebocoran arus, serta RCBO (Residual Current Breaker with Overcurrent Protection) yang menggabungkan kedua fungsi tersebut dalam satu perangkat sehingga mampu memberikan perlindungan dari korsleting, beban berlebih, sekaligus kebocoran arus listrik.


Singkat tapi berisi, sesi ini mengajak kami dan teman penghuni rumah yang datang jadi melihat kembali kalau rumah yang aman bukan hanya ditentukan dari desain ruang yang baik, tetapi juga oleh sistem kelistrikan yang dirancang sesuai kebutuhan dan dilengkapi keamanan yang tepat sejak awal perencanaan.
Semuanya berawal dari rangkaian keputusan kecil yang saling melengkapi—mulai dari bagaimana ruang dirancang, bagaimana detail dipilih, hingga bagaimana sistem rumah bekerja di balik dinding. Karena pada akhirnya, desain terbaik bukan hanya yang terlihat indah, tetapi juga yang membuat rumah terasa nyaman, aman, dan mampu menemani kehidupan penghuninya setiap hari.
Leave a Reply