Apartemen Studio 30 m2 untuk Single

Apartemen studio untuk satu penghuni. Compact, fungsional dan bisa buat ngumpul keluarga. Proyek makeover oleh Nadya Rachmathiyah, untuk tempat tinggal adiknya ini dikerjakan dalam waktu singkat. Nah, gimana caranya Nadya mendesain apartemen ini dalam waktu 1,5 bulan aja?

Waktu & Budget Terbatas

Pertama, pertimbangkan waktu dan plafon dana. Waktu dan budget terbatas akhirnya membuat Nadya yang juga berprofesi sebagai arsitek ini perlu berpikir praktis saat merencanakan makeover. Salah satunya dengan mempertahankan jalur plumbing dan elektrikal utama. Kondisi ini memang membatasi dalam mendesain ruangan, tapi akhirnya tetap bisa dimaksimalkan dengan layout yang nggak banyak sekat sehingga terasa terang dan lapang.

Desain Sederhana dan Lapang

Kedua, baru pikirkan desain apa yang paling mungkin dilakukan dalam waktu singkat. Nadya  membuat desain sesederhana mungkin dengan dominasi warna putih. Motif kayu berwarna terang dipilih supaya dapat mendistribusikan cahaya secara maksimal, sekaligus menjadi kanvas bagi penghuni agar leluasa menambahkan personal touch-nya. 

Zona servis didesain dengan kesan gang atau back alley.  Kabinet penyimpanan utama dari masuk hingga kabinet dapur dibuat seamless juga berfungsi sebagai ‘background’ yang menerus. 

Terang, Hangat dan Beri Aksen Segar

Ketiga, maksimalkan fungsi furnitur. Warna hijau sebagai aksen pada area memberikan kesan sekaligus segar, berhubung penghuni tidak bisa banyak menyimpan tanaman dalam ruangan.

Rak terbuka dibuat jadi sekat utama yang bisa diakses dari dua sisi. Selain jadi tempat penyimpanan dan memajang ornamen dekorasi, rak ini juga jadi fokus saat menyambut kedatangan dari area entrance sekaligus sebagai buffer ke tempat tidur. 

Jendela apartemen cenderung menghadap timur dan menghadap jalan utama, sehingga mendapat cahaya matahari pagi dan suasana yang hangat di dalam ruangan. Oleh karena itu, area living dibuat beriorientasi ke arah jendela, dengan furniture custom motif kayu yang senada dengan lantai, dan beberapa loose furniture berwarna terang. 

Area dapur dilengkapi dengan meja yang bisa dilipat, menjadi perantara dengan area living yang bisa dimanfaatkan maksimal saat ada tamu berkunjung. 

Selain mengisi ruangan dengan furnitur yang bersifat loose, custom furniture yang didesain untuk storage tidak ada yang dibuat fixed (kecuali kabinet dapur), supaya tetap mudah dilepas pasang suatu saat nanti ketika penghuni ini mengubah layout apartemennya.

Luas unit: 30 m2
Lokasi: Tangerang Selatan
Desainer Interior: Nadya Rachmathiyah

Kamu juga bisa mengajukan rumah/proyek kamu untuk dibahas di Living Loving dengan mengisi form di halama SUBMIT YOUR HOME.

Suka menulis dan hobi menggambar rumah serta denahnya sejak kecil. Nike membuat Living Loving untuk mengembalikan dan mengembangkan kecintaannya akan menulis dan minatnya akan rumah, dekorasi dan desain. Mulai membuat website dan blog sendiri sejak 2000, mengkoleksi dan berbagi cerita selalu jadi bagian penting dalam hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.