PICTURES WORTH A THOUSAND WORDS

Sebuah karya ilustrasi menurut kami memiliki peran yang cukup besar dalam membangun mood di sebuah ruangan. Namun selain nilai estetika, karya seni juga menyimpan cerita diri atau pesan-pesan yang ingin disampaikan si seniman lewat karyanya tersebut. Mungkin itulah yang membuat karya seni semakin menarik, tiap orang menginterpretasikannya dengan cara masing-masing. Kalau kita bisa mengerti apa makna di balik karya tersebut, that’s greatBut sometimes, we just need to like and feel engaged with the work, no matter what others say.

Nah pada hari Jumat, 15 Februari 2019 lalu, tim Living Loving menghadiri malam pembukaan pameran seni yang diadakan oleh 2Madison. Pameran yang mengusung tema Seventh Earth ini menampilkan eksplorasi seni 10 Seniman/Perupa Lokal: Soni Irawan (Jogja), Ruth Marbun (Jakarta), Hana Madness (Jakarta), Lala Bohang (Jakarta), Chairol Imam (Solo), Esa Apriansyah (Bandung), Imeldams (Cilegon), Dina Adelya (Jambi), DGTMB (Jogja), Robet Olga (Solo).

(Kiri) ‘Usah Asuh Usia’ – Ruth Marbun | 2019, (Kanan) ‘Take a Break’ – Soni Irawan | 2019

Melalui mediumnya masing-masing, para seniman ini mencoba menerjemahkan makna Seventh Earth untuk mereka. Perwakilan dari para seniman (Hana Madness, Dina Adelya dan Chairol Imam) sempat menyampaikan inspirasi dan makna karyanya di acara opening night kemarin. Jadi saya dan para tamu yang hadir bisa memahami pesan yang ingin mereka sampaikan dibalik warna-warni yang tertuang pada karyanya masing-masing.

Hana Madness di depan karyanya ‘Welcome to My Universe’

Buat Hana, karya adalah media untuk menuangkan emosinya. Dalam karyanya yang berjudul ‘Welcome to My Universe’, Hana menjelaskan bagaimana dia berdamai dengan ‘monster-monster’ di dalam dirinya, dengan mengubah emosinya menjadi karakter-karakter ekspresif dan penuh warna.

Lain halnya dengan Dina Adelya, kampung halaman dan masa kecilnya menjadi pengaruh yang besar saat dia berkarya. Karena dari kecil sudah belajar menjahit, Dina memilih kain dan benang sebagai media berkaryanya. Pada pameran Seventh Earth ini, Dina menampilkan karya yang berjudul ‘Pulang ke Rumah’ sebagai ekspresi kebahagiaan saat kembali ke kampung halamannya di Jambi, setelah merantau sekian lama.

“Sejauh apapun kaki berlari untuk mereka yang gemar pergi, sebaik-baiknya pulang adalah rumah. Bertemu dan berkumpul dengan keluarga.” – Dina Adelya, ‘Pulang ke Rumah’.

‘Pulang ke Rumah’ – Dina Adelya | 2019

Masih banyak karya-karya menarik lainnya yang bisa kamu temukan di Seventh Earth (Art and Fashion Exploration) by 2Madison. Pameran ini berlangsung dari 16 Februari – 3 Maret 2019 di 2Madison Gallery and Art Space (Jl. Bangka Raya No.20, Kemang). Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. Oiya, ada juga workshop seru yang bisa kamu ikuti yaitu Introduction to Acrylic Painting bersama Bebe Wahyu di tanggal 24 Februari 2019. Kalau kamu tertarik ikutan workshopnya, kamu bisa menghubungi 0812 94088668 (WhatsApp).

‘Rukun’ – Chairol Imam | 2019

Bagus dan menarik ya karya-karya yang ditampilkan? Pas banget jadi inspirasi buat kamu yang lagi nyari hiasan dinding untuk memberikan tambahan warna atau menjadikannya focal point di ruangan. Tertarik untuk memiliki salah satu karya seni yang ada di pameran Seventh Earth ini? Tentu bisa, datang ke 2Madison Gallery and Art Space untuk info lebih lengkapnya yaa.

*Featured Image: ‘Have an Idea?’ – Imelda Ameliasari.


Pecandu skin care dan es kopi (kebanyakan) susu. Fanny yang sedang menyelesaikan studi arsitektur interior menuangkan kecintaannya terhadap proses kreatif dengan membantu persiapan konten dan event Living Loving.

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER