RECIPE: HEARTY CHEESE OMELETTE

Rutin menyiapkan sarapan setiap pagi dan mengurangi kebiasaan untuk jajan bisa memberi dampak yang cukup besar lho, terhadap kondisi keuangan kita. Connie Fransisca berhasil membuktikannya dengan resep-resep simpel yang diraciknya…

3 bulan menjelang trip pelipur lara, 1 bulan menjelang wedding anniversary dan satu minggu lagi ulang tahun sahabat terdekat. Banyak ya… daftar pengeluaran di awal tahun. Well, sebenarnya selalu ada trik jitu untuk mengumpulan uang receh. Saya adalah gadis yang kemana-mana menenteng botol air minum dan kotak makan. Percaya atau tidak, kekuatan pengendalian diri dari jajan ini telah mengantarkan saya untuk mencoret bucket list destinasi liburan impian saya selama 10 tahun terakhir.

Saya selalu bangun pagi dan menyiapkan sarapan di rumah. Nggak hanya sehat, tapi meracik kudapan pagi merupakan salah satu bentuk relaksasi jiwa yang sederhana buat saya. Dan sarapan ‘mewah’ ini selalu berharga di bawah lima puluh ribu rupiah untuk dua porsi termasuk saya dan suami. Satu minggu membawa bekal sendiri dari rumah telah menghemat pengeluaran saya sebanyak 50%. Bayangkan kalau rutin dilakukan selama satu bulan. Buktikan!

Pagi ini keseruan saya di ‘Kitchen Central’ adalah meracik Cheese Omelette. Bahan yang digunakan sangat simpel dengan 3 butir telur yang dikocok bersamaan dengan 5 sendok makan susu, lalu diberi garam secukupnya. Goreng dengan api kecil lalu masukkan parutan keju mozzarella, pasta tomat, jamur tumis dan irisan tomat. Tinggal disajikan dengan sepotong sosis sapi yang dipanggang sebentar.

Sajian ini bisa dilengkapi dengan makanan pendamping yang juga simpel proses persiapannya yaitu salad. Tinggal mencabik-cabik daun selada, potong timun jepang dalam bentuk dadu, iris tipis bawang bombai lalu dicampur denyan bumbu mayo kesukaan. Kadang, saya suka memberi tambahan garlic bread potong, tumis jamur dan beberapa cherry tomatoes atau tomat berukuran kecil. Any way you like it, dan dijamin nggak akan memakan waktu yang lama jadi tidak akan terlambat ke kantor (bless you Jakarta traffic)!

Di luar proses memasaknya, saya menikmati sekali proses penyajian masakan saya dalam koleksi piring yang dimiliki. Mempercantik area makan dan menjadikan tampilannya menarik menjadi suatu kesenangan tersendiri bagi saya. Koleksi piring tersebut saya dapatkan saat berkunjung ke berbagai flea market dalam beberapa negara yang telah saya datangi. Biasanya mereka punya koleksi piring dan cangkir yang kondisinya masih sangat baik.

Ruang makan ditata senyaman mungkin dengan menggunakan chair pad pada kesetiap kursi dan juga karpet yang tipis supaya mudah dibersihkan. Dilengkapi dengan kumpulan bunga yang diletakkan di atas meja makan dan sekitarnya.

Sebenarnya faktor terbesar dari penerapan rutinitas ini supaya saya dan suami pun bisa mendapatkan kesempatan untuk melancong ke berbagai tempat yang sudah direncanakan. Kali ini, saya sedang menabung untuk datang ke beberapa kota di Inggris pada musim panas mendatang. Salah satu bucket list saya yang belum tercapai adalah untuk berkunjung ke Maine New England, sebuah pedesaan klasik di pantai timur Amerika. Mudah-mudahan ada rejekinya…

Selain mewujudkan destinasi-destinasi impian saya selama ini, kebiasaan ini juga mempermudah jalan saya untuk bertemu dengan grup band yang sudah saya idolakan sedari kecil. Setiap tahunnya, saya berusaha sebisa mungkin untuk menonton konser New Kids on the Block. Hampir setiap tahun mereka mengadakan tur di Amerika dan Inggris, saya selalu berusaha hadir karena suatu saat mungkin mereka akan berhenti berkarir. Saya merasa sangat beruntung bahwa mereka masih aktif membuat album rekaman.

Setiap kali bertemu dengan mereka, rasanya ingin selalu mempertahankan kebiasaan menghemat dengan memasak di rumah. Perjuangan menahan godaan dari jajan jadi terasa sangat worth it! Selamat mencobanya, semoga hari-harimu menyenangkan!

__________________________________________________________________________________

Motivasi setiap orang pastinya berbeda-beda, tapi cara yang dijalankan Connie ini bisa menjadi inspirasi dalam menabung untuk berbagai hal yang sudah diimpikan di masa depan. Terima kasih Connie, sudah berkontribusi dalam artikel ini, we hope all of our readers will enjoy it just as much as we did! Untuk kamu yang ingin berbagi cerita dengan kami, kamu bisa kirim tulisanmu ke [email protected] dengan subjek e-mail “submission”. Ketentuan untuk melengkapi proses pengiriman artikel dan topik apa saja yang sudah ditetapkan bisa kamu lihat di web kami, pada bagian ‘Submission‘. Feel free to send us your story!

About Connie

Artikel dan foto milik Connie Fransisca, seorang penggiat food styling/photography dan juga crafter di Stitch and Flare. Tiga tempat yang dapat membuatnya bisa menghabiskan waktu berjam jam adalah di dapur, toko printilan, dan toko perkakas piring cangkir dan sejenisnya. They are her offices :)

 

 

 

 

 

 


RELATED POST

So, what do you think?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

INSTAGRAM
KNOW US BETTER