THE DARLING JOURNEY

Pertama kali kenal Keke itu waktu dulu kami sedang bikin artikel tentang rekomendasi beberapa produk untuk rumah. Waktu itu Keke baru memulai Chic & Darling beberapa bulan dan Living Loving adalah yang pertama meliputnya. Kemarin Keke bilang dia excited banget waktu itu karena senang ada orang yang tahu tentang brand yang baru dirintisnya. Dia nggak tahu aja kalau kami juga deg-degan waktu mengontak pertama kali, karena kan waktu itu kami juga baru berumur 4 bulan. Ini siapa coba, majalah bukan TV bukan, tau-tau minta info soal produk. Tapi dari situ akhirnya kami berteman sampai sekarang.

Entah kenapa kami merasa cocok saja ngobrol sama Keke. Kami jarang ketemuan tapi sekalinya ketemu ngobrolnya bisa ngalor ngidul ngomongin banyak hal. Mulai dari kerjaan, anak, baju, makanan, macam-macam, deh. Selain karena merasa “nyambung” bisa jadi karena kami memulai usaha di waktu yang hampir bersamaan. Hanya selang sebulan di awal tahun 2013. Jadi tantangan yang dihadapi saat mengembangkan bisnis pun mirip-mirip. Jadi merasa punya teman seperjuangan. Dan entah sudah berapa kali deh kami berkolaborasi selama 5 taun ini.

Awal tahun ini, Keke mengajak kami berkolaborasi untuk membuat sharing session seputar bisnis. Sebelumnya kami memang pernah mengajak Keke jadi kontributor untuk artikel Creativepreneur Series, juga tutor untuk LLclass Online Business bersama Ria Sarwono. Jadi semangat banget waktu diajakin bikin lagi. Eh tapi tau-tau dia juga mengajak kami menjadi host untuk event ulang tahun Chic & Darling! Waktu itu kami cuma ketawa aja. Pas bulan Februari, dia serius minta kami jadi host. Saya dan Nike sampai konfirmasi lagi ke dia, “Yakin? Beneran? Kami kan bukan MC” Selama ini kami berdua hanya menjadi host untuk event Living Loving saja. Ternyata memang Keke ingin agar perayaan ulang tahun kelimanya terasa lebih santai dan akrab, kaya ngobrol sama teman.

Dan setelah persiapan yang cukup matang. Termasuk beberapa kali meeting koordinasi dan tektok via e-mail dengan Keke dan tim Chic & Darling. Dua minggu lalu, beneran lho kejadian kami nge-MC. :))

Kamis, 15 Maret 2018 kami membuka rangkaian acara The Darling Journey: Chic & Darling Magical 5th Anniversary di Ruci’s Joint. Rangkaian acara selama 4 hari ini diisi dengan media gathering, pop-up shop beberapa local brand, dan 3 workshop kreatif. Acara pembuka di hari pertama, Kamis, dihadiri oleh teman-teman media, pelanggan setia Chic & Darling, dan teman-teman serta keluarga Keke. Selain cerita soal milestones mulai dari tahun pertama hingga tahun kelima, Keke juga mengumumkan perihal website baru Chic & Darling dan kolaborasinya bersama Abenk Alter.

Website baru Chic & Darling didesain dengan navigasi yang lebih jelas dan lengkap. They also shared more info about what other services that they can offer. Mulai dari kerjasama dengan brand hingga ajakan untuk berkolaborasi. Oh speaking of collaboration, Keke juga mengajak Abenk Alter untuk berkolaborasi untuk kedua kalinya dengan mendesain produk Chic & Darling dengan tema Believe in Magic. Ilustrasi buatan Abenk diaplikasikan pada tote bag, pouch, tas laptop, notebook, hingga scarf. Khusus untuk scarf, profit dari penjualan scarf seri Believe in Magic ini akan didonasikan ke Yayasan Kanker Anak Indonesia.

Alhamdulillah pengalaman pertama kami berdua jadi MC di luar acara Living Loving bisa berjalan cukup lancar walaupun tentu ada momen-momen seru yaah seperti sempat kelabakan waktu daftar pertanyaan yang kami siapkan sudah habis tapi waktu masih tersisa banyak. Namun dengan berbekal iming-iming asupan free-flow bitterballen dan truffle fries, akhirnya kami dapat menunaikan tugas ngemsi dengan baik.

Setelah itu di hari Minggu kami ketemu Keke lagi dalam #LLclass: Real Talk on Running A Mindful Business. Percaya atau nggak, perlu waktu 2 minggu sampai akhirnya bisa ketemu judul ini. Tapi kami senang sekali Keke came up dengan keyword “Mindful” karena kami merasa itu memang salah satu hal terpenting dalam menjalankan bisnis. Saya dan Nike merasa kalau kami bertiga punya cara berpikir yang mirip dalam menjalankan bisnis masing-masing. Buat saya dan Nike, Living Loving itu bukan cuma kerjaan, tapi sudah seperti anak kami berdua.

Ok… itu terdengar sedikit creepy ya..ahahaha… Tapi maksudnya adalah karena kami berdua membangun Living Loving bersama-sama dan beneran mengerjakannya dari hati. Apa yang ada di Living Loving adalah cerminan dari Nike, Miranti, dan tim di belakang Living Loving. Kami memastikan kalau semua tulisan, foto, dan video benar-benar sesuai dengan apa yang kami sukai. Dan kami juga berusaha menempatkan diri di posisi teman-teman pembaca atau peserta workshop. Kira-kira artikel seperti apa yang mereka perlukan? Event seperti apa yang informatif dan membuat mereka senang?

Begitu pula yang kami lihat pada diri Keke, dia berbisnis dengan hati. She’s doing what she loves and make sure that she loves what she sells. Bukan cuma asal membuat produk agar bisa laku terjual. Tim Chic & Darling juga memastikan kalau konsumennya mendapatkan pengalaman belanja yang menyenangkan. Karena hal-hal kecil yang terlihat remeh itu sebenarnya justru hal yang membuat konsumen senang dan akhirnya loyal terhadap suatu brand. Hal itu juga yang Keke tekankan pada peserta workshop kemarin.

Selain membahas sisi sentimentilnya saja, Keke juga membahas hal penting yang pada kenyataannya harus dihadapi setiap entrepreneur tak peduli besar atau kecilnya usaha mereka: Pricing dan Bookkeeping. Yes, dua hal yang lumayan mengubah wajah peserta dari ekspresi nonton film romcom jadi nonton film sci-fi thriller alias tegang dan mumet, hehe…

Suka nggak suka, dua hal tersebut penting banget untuk diketahui. Keke berbagi cara menentukan harga suatu produk, elemen-elemen apa saja yang perlu dihitung dan hal-hal apa saja yang perlu dipertimbangkan. Tak lupa berbagi beberapa tips sederhana soal pembukuan sesimpel mencatat pengeluaran dan pemasukan, mengatur cash flow, dsb. Walau mungkin terlihat rumit dan memusingkan tapi penting banget untuk menjaga agar bisnis berjalan lancar.

Bukan berarti semua yang mau memulai usaha sudah harus langsung sempurna dari awal. Semua hal itu bisa dipelajari sambil jalan, asal ada kemauannya. Yang penting jangan ragu untuk memulainya. Mulai saja dari apa yang kita bisa dengan apa yang kita punya. Dan yang terpenting, mulailah dari hati. :)

*foto dokumentasi Chic & Darling


Penyuka craft yang lebih senang dapat voucher toko buku dibanding voucher baju. Ibu satu putri yang akrab dipanggil Mamir ini selalu sibuk cari inspirasi dekor atau palet warna di internet sambil menyantap segala macam penganan yang ada di studio Living Loving. Kamu bisa menyapa Mamir di akun Instagram-nya (@mamiraz) atau mengontaknya di miranti (at) livingloving (dot) net

RELATED POST

  1. ada fotoku nyempiiil hihih loaff bgt deh sama LL&chic n darling! kita bikin acara bareng yuuuk mbaaa, hihih belum pernah ya ternyataaa klo bentuknya event :)

So, what do you think?

INSTAGRAM
KNOW US BETTER